Tautan-tautan Akses

Putin Minta Parlemen Rusia Cabut Hak Pasukan Rusia atas Ukraina


Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: dok).

Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: dok).

Presiden Vladimir Putin telah meminta anggota parlemen Rusia agar mencabut hak yang telah mereka berikan kepada pasukan Rusia untuk campur tangan di Ukraina, Selasa (15/7).

Kantor berita Rusia mengatakan Presiden Vladimir Putin telah meminta anggota parlemen Rusia agar mencabut hak yang telah mereka berikan kepada pasukan Rusia untuk campur tangan di Ukraina.

Laporan itu mengatakan bahwa Presiden Putin mengeluarkan permintaan itu kepada majelis tinggi parlemen hari Selasa (15/7).

Senin malam (14/7), Presiden Amerika Barack Obama mendesak Putin melalui telepon agar membantu melaksanakan rencana pemimpin Ukraina Petro Poroshenko untuk meredakan ketegangan politik, dimulai dengan gencatan senjata yang dideklarasikan hari Jumat.

Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika itu meminta Putin untuk menekan separatis pro-Rusia Ukraina agar mematuhi gencatan senjata selama seminggu dan menghentikan pengiriman senjata melintasi perbatasan dari Rusia ke Ukraina.

Juga Senin, seorang pemimpin separatis pro-Rusia yang memerangi pasukan Ukraina di Ukraina timur mengatakan pemberontak akan mematuhi gencatan senjata sampai tanggal 27 Juni, agar berjalan paralel dengan gencatan senjata Proshenko.

Pengumuman itu muncul selagi pemberontak bergabung dengan utusan Rusia dan perunding Ukraina dalam pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri krisis yang mencengkeram bekas republik Soviet itu. Mantan presiden Leonid Kuchma mewakili Ukraina.

Kuchma mengatakan kepada wartawan bahwa karena kesepakatan itu, "salah satu masalah utama (yang menghalangi perundingan) telah diselesaikan."

Para pejabat mengatakan pembicaraan lebih lanjut akan dilakukan minggu ini.

XS
SM
MD
LG