Tautan-tautan Akses

AS

Putin Kembali Bantah Peretasan Organisasi Politik AS


Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara kepada para jurnalis Rusia dalam konferensi pers KTT BRICS di Goa, India (16/10).

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara kepada para jurnalis Rusia dalam konferensi pers KTT BRICS di Goa, India (16/10).

Ia juga menyebut tuduhan peretasan itu sebagai upaya mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari "banyak masalah" yang dihadapi negara mereka.

Presiden Rusia Vladimir Putin menolak klaim terbaru pemerintah AS bahwa Kremlin mengarahkan serangan dunia maya ke Amerika. Ia juga mencemooh ancaman Amerika untuk membalas setiap upaya campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden November mendatang.

Berbicara hari Minggu (16/10) di India dalam jumpa pers yang disiarkan televisi, Putin mengatakan, "Saya ingin meyakinkan semua orang, termasuk mitra dan teman-teman Amerika bahwa kami tidak berniat mengacaukan kampanye pemilu Amerika."

Ia juga menyebut tuduhan peretasan itu sebagai upaya mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari "banyak masalah" yang dihadapi negara mereka.

Komentar Putin disampaikan kurang dari dua hari setelah Wakil Presiden AS Joe Biden memperingatkan, "kita mengirim pesan" kepada Putin.

Dalam acara televisi NBC News hari Jumat, Biden mengatakan, pembalasan Amerika atas serangan dunia maya Rusia "akan dilakukan pada waktu yang kita pilih, dan dalam kondisi yang akan berdampak paling besar."

Komentar Putin terbaru juga menyusul pernyataan bersama pada 7 Oktober dimana Direktur Intelijen Nasional dan Kepala Badan Keamanan Dalam Negeri Amerika secara resmi menuduh Rusia meretas organisasi-organisasi politik Amerika.

Tuduhan-tuduhan itu mengacu pada peretasan akun email internal Komite Nasional Demokrat, dan semakin menekankan bahwa Rusia mendalangi pengungkapan informasi dari akun yang dibocorkan ke kelompok anti-kerahasiaan WikiLeaks. [ka]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG