Tautan-tautan Akses

Protes Tuntut Kuliah Gratis Berlanjut di Afrika Selatan


Mahasiswa Universitas Witwatersrand di Johannesburg, Afsel bentrok dengan polisi dalam aksi demonstrasi menuntut kuliah gratis (10/10).

Mahasiswa Universitas Witwatersrand di Johannesburg, Afsel bentrok dengan polisi dalam aksi demonstrasi menuntut kuliah gratis (10/10).

Pemerintah Afrika Selatan telah berjanji untuk menutup kenaikan biaya kuliah bagi mahasiswa berpenghasilan rendah, yang jumlahnya sekitar 75 persen dari populasi mahasiswa di sana.

Protes dengan kekerasan telah berkecamuk di kampus-kampus Afrika Selatan dalam beberapa pekan terakhir dengan para mahasiswa menuntut biaya kuliah gratis untuk semua orang di negara yang masih terbelah oleh ketidaksetaraan dan isu rasial.

Permintaan ini sebenarnya mendapat cukup dukungan dari para pemimpin universitas, orang tua, para pemimpin gereja, bahkan pemerintah Afrika Selatan.

Meskipun ada konsensus seperti itu, protes tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti setelah muncul pertama kali akhir tahun lalu.

Dalam beberapa pekan terakhir, protes telah melanda sebagian besar dari 26 universitas Afrika Selatan, dengan bentrokan antara mahasiswa dan polisi di beberapa kampus. Beberapa universitas terpaksa menunda kelas karena alasan keamanan.

Juru bicara Presiden Bongani Ngqulunga mengatakan hal yang mendorong protes, yaitu pengumuman pada bulan September bahwa universitas bisa menaikkan biaya sampai 8 persen, tidak relevan, karena pemerintah telah berjanji untuk menutup kenaikan biaya kuliah bagi mahasiswa berpenghasilan rendah, yang jumlahnya sekitar 75 persen dari populasi mahasiswa.

Namun protes tetap berlanjut karena gerakan mahasiswa bersaing satu sama lain mengenai siapa yang menyampaikan tuntutan paling ekstrem dan perbedaan ideologi. [as]

XS
SM
MD
LG