Tautan-tautan Akses

Protes Milisi, Warga Libya Lakukan Mogok Umum


Ibukota Tripoli tampak sepi dan toko-toko tutup akibat pemogokan umum untuk memrotes kekerasan oleh milisi Libya, hari Minggu (17/11).

Ibukota Tripoli tampak sepi dan toko-toko tutup akibat pemogokan umum untuk memrotes kekerasan oleh milisi Libya, hari Minggu (17/11).

Warga Libya melancarkan pemogokan umum hari Minggu (17/11) untuk memrotes kekerasan mematikan terbaru oleh para anggota milisi di Tripoli yang menewaskan 43 orang.

Umumnya toko-toko dan sekolah-sekolah di ibukota Libya, Tripoli, tutup hari Minggu (17/11) setelah warga menyerukan pemogokan untuk memrotes kekerasan mematikan terbaru oleh milisi di Tripoli.

Jalan-jalan di ibukota sepi dan penduduk telah memasang penghalang jalan untuk melindungi lingkungan mereka dari kemungkinan kekerasan lebih lanjut.

Hari Jumat, milisi menembaki demonstran yang menutup milis meninggalkan Tripoli. Setidaknya 43 orang tewas dan lebih dari 450 terluka. Setidaknya satu orang lagi tewas dan beberapa lainnya terluka hari Sabtu ketika bentrokan baru meletus di ibukota Libya sementara tentara dan milisi pendukung pemerintah berusaha memulihkan perdamaian.

Televisi pemerintah Libya telah menyiarkan peringatan bagi milisi agar meletakkan senjata mereka dan menyerahkan keamanan Libya kepada pemerintah. Perdana Menteri Libya Ali Zeidan juga mendesak milisi agar tidak masuk ke ibukota.

Kongres Nasional Libya, atau parlemen sementara, bergerak untuk membubarkan milisi pro-pemerintah yang dikenal sebagai Biro Operasi Revolusioner, yang bertanggungjawab atas penculikan singkat Perdana Menteri Libya Ali Zeidan bulan lalu.

Juga hari Minggu, pejabat-pejabat keamanan Libya mengatakan beberapa orang milisi Libya menculik Wakil Kepala Intelijen Mustapha Nouha dekat bandara Tripoli.
XS
SM
MD
LG