Tautan-tautan Akses

Aksi Protes BBM di Sudan Masuki Hari ke-5


Para demonstran berunjuk rasa menentang pemotongan subsidi BBM di Khartoum (25/9/ 2013). Dilaporkan setidaknya 29 tewas dalam aksi demonstrasi itu.

Para demonstran berunjuk rasa menentang pemotongan subsidi BBM di Khartoum (25/9/ 2013). Dilaporkan setidaknya 29 tewas dalam aksi demonstrasi itu.

Ribuan orang telah berkumpul di dan sekitar ibukota Sudan, Khartoum Jumat (27/9), hari kelima protes terhadap keputusan pemerintah untuk memangkas subsidi BBM.

Di kota kembar Khartoum, Omdurman, setidaknya 2.000 demonstran tidak menghiraukan kehadiran besar-besaran aparat keamanan, mencakup truk-truk militer yang diparkir di jalan, untuk berbaris setelah sholat Jumat. Aksi-aksi protes yang lebih kecil terjadi di Khartoum dan kota-kota lain. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan beberapa aksi protes itu.

Kelompok-kelompok HAM menuduh pemerintah menembak mati 50 orang sejak protes itu dimulai awal pekan ini.

Pihak berwenang hari Jumat mengatakan telah menangkap 600 orang minggu ini. Pejabat-pejabat juga telah menutup kantor cabang stasiun televisi Al-Arabiya dan Sky News Arabia di Khartoum.

Departemen Luar Negeri Amerika hari Jumat mengecam apa yang disebut "tindakan keras brutal pemerintah Sudan terhadap demonstran." Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Jen Psaki menyebut tindakan Sudan itu "tangan besi" dan "tidak proporsional."

Aksi-aksi protes telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pemerintahan Presiden Sudan Omar al-Bashir sejak ia berkuasa tahun 1989.

Amnesty International dan Pusat Kajian Perdamaian Afrika mendesak pemerintah agar menghentikan kekerasan terhadap demonstran.
XS
SM
MD
LG