Tautan-tautan Akses

AS

Protes di Ferguson Berlanjut Atas Penembakan Remaja


Seorang demonstran menendang kaleng gas air mata ke arah polisi dalam protes atas penembakan Michael Brown dekat Ferguson, Missouri (17/8).

Seorang demonstran menendang kaleng gas air mata ke arah polisi dalam protes atas penembakan Michael Brown dekat Ferguson, Missouri (17/8).

Ketegangan terus meningkat menyusul penembakan yang menewaskan seorang remaja kulit hitam tidak bersenjata oleh seorang polisi kulit putih.

Para demonstran dan polisi bentrok Minggu malam (17/8) di kota Ferguson, Missouri, bagian tengah Amerika, sementara ketegangan terus meningkat menyusul penembakan yang menewaskan seorang remaja kulit hitam tidak bersenjata oleh seorang polisi kulit putih.

Polisi dengan mengenakan pakaian tahan peluru, masker gas dan kendaraan lapis baja menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang sebagian besar kaum muda yang berusaha berbaris menuju mereka.

Polisi mengatakan sebagian dari pemrotes mengadakan apa yang tampaknya pawai damai mendekati pos komando keamanan.

Media melaporkan bahwa demonstran melemparkan bom api dan melepaskan tembakan terhadap polisi.

Polisi bersiap-siap untuk memberlakukan jam malam untuk hari kedua berturut-turut. Jam malam mulai berlaku tengah malam waktu setempat dan berlangsung sampai pukul 5 pagi.

Protes dengan kekerasan dan penjarahan di Ferguson telah menjadi kejadian hampir setiap malam sejak kematian Michael Brown yang berusia 18 tahun pada 9 Agustus.

Minggu malam, harian New York Times melaporkan bahwa hasil sementara dari otopsi menunjukkan Michael Brown ditembak sedikitnya enam kali, termasuk dua kali pada kepalanya.

XS
SM
MD
LG