Tautan-tautan Akses

Protes Anti-Pemerintah Landa Timur Tengah dan Afrika Utara


Di Aljazair, polisi menahan ratusan demonstran anti-pemerintah yang berusaha melakukan protes.

Di Aljazair, polisi menahan ratusan demonstran anti-pemerintah yang berusaha melakukan protes.

Protes anti-pemerintah berlanjut di Timur Tengah dan Afrika Utara dan bentrokan antara demonstan dan aparat dilaporkan terjadi di beberapa negara.

Di Yaman, sedikitnya seorang pengunjuk rasa dilaporkan tewas setelah ditembak di leher. Tidak jelas apakah ia ditembak oleh pasukan keamanan atau pendukung pro-pemerintah.

Di Bahrain, ribuan demonstran oposisi kembali menguasai Lapangan Mutiara di ibukota, Manama, setelah polisi dan tentara mundur. Polisi sebelumnya menembakkan gas air mata kepada demonstran sebagai upaya menjaga Lapangan Mutiara tetap kosong.

Di Libya, pasukan keamanan melepaskan tembakan ke massa yang berkumpul di Benghazi untuk berbelasungkawa atas korban tewas dalam tindakan keras pemerintah terhadap para demonstran. Kurang lebih 15 orang tewas akibat tembakan aparat tersebut. Organisasi Human Rights Watch memperkirakan sedikitnya 84 orang tewas pekan ini dalam tindakan keras pemerintah Libya terhadap para demonstran.

Di Aljazair, pada hari Sabtu, polisi berupaya menahan ratusan demonstran anti-pemerintah yang berusaha melakukan protes di ibukota. Para demonstran meneriakkan, "Aljazair bebas dan demokratis," selagi mereka berusaha untuk mencapai alun-alun di Algiers, tetapi Kantor Berita Perancis (AFP) mengatakan polisi mendesak kembali kira-kira 200 orang yang berhasil masuk.

Di Djibouti, pihak berwenang menahan tiga pemimpin tertinggi oposisi. Ketua Jaksa Djibouti, Djama Souleiman mengatakan tiga orang ditahan sehubungan dengan bentrokan hari Jumat antara para demonstran oposisi dan pasukan keamanan.

Di Kuwait, polisi dilaporkan menembak gas air mata kepada kelompok orang Arab yang tidak memiliki kewarganegaraan pada hari kedua protes untuk menuntut hak-hak dasar dan kewarganegaraan mereka.

Di Iran, pihak berwenang berjanji untuk bertindak keras terhadap para pendukung oposisi jika mereka melakukan demonstrasi yang direncanakan pada hari Minggu.

XS
SM
MD
LG