Tautan-tautan Akses

Protes Anti Charlie Hebdo Berlangsung di Timur Tengah, Asia Selatan dan Afrika


Warga Yordania memprotes gambar kartun nabi Muhammad dimuat di tabloid Charlie Hebdo, seusai ibadah sholat Jumat di Amman (16/1).

Warga Yordania memprotes gambar kartun nabi Muhammad dimuat di tabloid Charlie Hebdo, seusai ibadah sholat Jumat di Amman (16/1).

​Ribuan Muslim dari berbagai penjuru dunia melangsungkan protes menentang penggambaran Nabi Muhammad oleh majalah satir Perancis Charlie Hebdo. Beberapa demonstrasi berubah menjadi aksi kekerasan.

Di Niger, sedikitnya empat orang tewas, Jumat, di kota Zinder, dimana sejumlah demonstran membakar sebuah pusat kebudayaan Perancis dan beberapa gereja. Para pejabat mengatakan, seorang polisi termasuk di antara mereka yang tewas.

Demonstrasi yang diwarnai kekerasan juga terjadi di Karachi, Pakistan, dimana beberapa ratus demonstran bentrok dengan polisi. Seorang juru kamera kantor berita Perancis AFP dilaporkan termasuk di antara tiga orang yang terluka.

Aksi protes juga berlangsung di beberapa kota besar lain di Pakistan, termasuk Islamabad dan Lahore.

Di Algiers, Aljazair, polisi bentrok dengan demonstran yang melemparkan batu dan botol di sekitar kawasan tepi pantai ibukota. Ratusan orang sebelumnya melangsungkan pawai dengan tenang di ibukota sambil mengibarkan spanduk-spanduk bertuliskan, “Saya Muhammad.”

Demonstrasi damai dalam skala besar juga berlangsung di ibukota negara-negara Afrika Barat, seperti Mali, Senegal dan Mauritania.

Aksi protes serupa juga berlangsung di Amman, Yordania and Istanbul, Turki.

Sampul isu terbaru Charlie Hebdo menggambarkan Nabi Muhammad yang sedang menangis sambil memegang kertas bertuliskan “Saya Charlie” di bawah tulisan besar yang artinya “Semua Dimaafkan.” Itu merupakan edisi pertama majalah tersebut pasca serangan pekan lalu yang menewaskan 12 orang.

Banyak Muslim menganggap karikatur Nabi Muhammad yang ditampilkan majalah itu merupakan penghinaan terhadap Islam.​

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG