Tautan-tautan Akses

Upaya Hidupkan Lagi Proses Perdamaian Timur Tengah Macet

  • Robert Berger

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel menentang panduan internasional untuk perdamaian dan menggagalkan pembicaraan perdamaian.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel menentang panduan internasional untuk perdamaian dan menggagalkan pembicaraan perdamaian.

Usaha internasional terbaru untuk menghidupkan lagi proses perdamaian Timur Tengah mengalami masalah.

Para pemimpin Israel dan Palestina yang saling tuding setelah lima putaran pembicaraan penjajakan bulan ini di Jordania menemui kebuntuan. Tujuan pembicaraan itu adalah untuk menghidupkan lagi perundingan damai langsung yang buntu selama tiga tahun.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan Israel tidak menawarkan usul-usul terinci mengenai batas-batas negara Palestina masa depan. Dalam pidato yang disiarkan kantor berita Palestina, Presiden Abbas menuduh Israel menentang panduan internasional untuk perdamaian dan menggagalkan pembicaraan itu.

Komentar-komentarnya itu disampaikan oleh Perdana Menteri Palestina Salaam Fayyad. Ia mengatakan, “Sudah saatnya mengakui kegagalan proses perdamaian ini. Pembicaraan ini gagal dan proses perdamaian ini perlu diarahkan secara serius.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuding Palestina.

Ia mengatakan kepada Kabinet Israel, Palestina bahkan menolak membahas kebutuhan keamanan Israel.

Netanyahu mengatakan tanda-tanda ini tidak baik, tetapi ia berharap Palestina “akan sadar” dan kembali ke meja perundingan.

Amerika dan Uni Eropa juga mendesak Palestina agar melanjutkan pembicaraan itu, dan mengatakan perundingan dengan Israel adalah satu-satunya jalan untuk mencapai pemecahan dua negara dan perdamaian.

Presiden Abbas mengatakan ia akan membuat keputusan akhir mengenai kelanjutan pembicaraan penjajakan itu setelah berkonsultasi dengan Liga Arab minggu ini.

XS
SM
MD
LG