Tautan-tautan Akses

AS

Program Militer AS Dapat Jadikan Serangan Dunia Maya Dapat Terlihat dengan Kasat Mata


Foto ilustrasi memperlihatkan kode biner diproyeksikan pada seorang pria yang memegang komputer laptop, di sebuah kantor di Warsawa (foto: dok).

Foto ilustrasi memperlihatkan kode biner diproyeksikan pada seorang pria yang memegang komputer laptop, di sebuah kantor di Warsawa (foto: dok).

Ada pepatah lama yang berbunyi, "Anda tidak bisa melawan apa yang tidak dapat Anda lihat."

"Salah satu hal yang sangat sulit dengan ruang cyber adalah bahwa ia tidak terlihat ... jadi untuk beroperasi di dalamnya itu yang sangat sulit," kata Dan Kaufman, mantan direktur inovasi informasi di bagian penelitian Departemen Pertahanan AS, dikenal sebagai DARPA .

Tapi di antara piranti-piranti teknologi di laboratorium DARPA terdapat sebuah program keamanan cyber baru yang disebut PLAN X, yang memetakan ruangan yang tidak terlihat dalam cyberspace. Pengembang PLAN X dan mantan marinir Frank Pound menyebut ruang medan tersebut sebuah medan perang cyber.

"Kami memperlakukan ini sebagai daerah yang diperdebatkan," kata Pound. "Dan kami harus mulai membuat kemajuan."

Tanpa PLAN X, analis komputer harus membaca ribuan titik data yang dikumpulkan melalui pemantauan berjam-jam untuk melihat serangan cyber.

"Jadi, kami mendeteksi serangan, tetapi yang sering kali terjadi adalah mereka dapat menyembunyikan diri dalam kesibukan lalu lintas dengan semua data ini," kata Pound.

Biasanya, pemantauan data dilakukan dalam format spreadsheet. Sulit untuk dibaca, dan pengguna harus menelusuri informasi untuk mengidentifikasi adanya masalah. PLAN X menempatkan data dalam satu tempat dengan cara yang membuatnya lebih mudah untuk menemukan masalah.

"Ini semacam perkiraan cuaca untuk dunia maya," kata Pound.

Komputer yang terkena serangan peretas akan nampak dengan tanda merah dan dapat langsung dikarantina, dianalisis dan bahkan digunakan untuk menyerang kembali peretas itu di dunia maya. "Jadi, militer masa depan di Amerika Serikat akan dapat berlaku di dunia maya serupa dengan aktivitas kinetik di dunia maya," kata Pound.

Kaufman mengatakan PLAN X mendekati titik di mana ia dapat 'berkunjung' ke unit militer manapun yang ditempatkan di seluruh dunia.

"Hari yang buruk bagi saya adalah saat saya tidak mendapatkan susu kedelai untuk minuman latte saya. Hari yang buruk untuk seorang prajurit adalah saat mereka tertembak. Jika Anda duduk di sini dan Anda dapat melakukan sesuatu untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik, saya tidak tahu bagaimana Anda bisa kembali ke rumah dan tidak merasa senang setiap hari," kata Kaufman.

Departemen Pertahanan meluncurkan PLAN X untuk pertama kalinya dalam latihan militer bulan lalu.

XS
SM
MD
LG