Tautan-tautan Akses

Pria Tertua di Dunia Meninggal di New York Pada Usia 111


Dr. Alexander Imich, 111 tahun, di rumahnya di New York City, pada Mei 2014. (Reuters/Mike Segar)

Dr. Alexander Imich, 111 tahun, di rumahnya di New York City, pada Mei 2014. (Reuters/Mike Segar)

Status pria tertua sekarang beralih ke Sakari Momoi dari Jepang, yang lahir pada 5 Februari 1903, satu hari setelah Alexander Imich.

Pria tertua di dunia telah meninggal di New York pada usia 111 tahun, menurut rumah jompo tempat ia tinggal.

Alexander Imich, yang lahir di Polandia pada 1903 dan bertahan dari kamp kerja paksa Soviet, Gulag, meninggal Minggu (8/6), menurut Marcy Levitt, direktur eksekutif Esplanade Manhattan.

Imich beremigrasi ke Amerika Serikat pada 1950an dan menjadi akademisi bidang ilmu gaib. Ia menyunting sebuah antologi berjudul "Kisah-kisah Luar Biasa Paranormal" pada 1995 di usia 92 tahun. Imich juga memiliki gelar doktor bidang zoologi.

Ia berulang tahun ke 111 Februari dan pada April, memegang status pria tertua di dunia, menurut Kelompok Riset Gerontologi Torrance di California.

Status itu sekarang beralih ke Sakari Momoi dari Jepang, yang lahir pada 5 Februari 1903, satu hari setelah Imich, menurut kelompok riset tersebut.

Puluhan perempuan berusia lebih tua dari Imich, menurut kelompok itu, dan yang tertua adalah Misao Okawa dari Jepang, yang sekarang berusia 116 tahun.

Imich mengatakan gen yang unggul telah membuat umurnya panjang.

"Namun kehidupan yang dijalani sama pentingnya untuk hidup lama," ujarnya pada kantor berita Reuters bulan lalu dalam wawancara di apartemennya di daerah Upper West Side Manhattan. (Reuters)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG