Tautan-tautan Akses

Pria Tanzania Dikenai Dakwaan atas Pemboman Gereja


Warga berlarian setelah terjadi ledakan di gereja Katolik di kota Arusha, Tanzania (5/5).

Warga berlarian setelah terjadi ledakan di gereja Katolik di kota Arusha, Tanzania (5/5).

Empat warga Timur Tengah, tiga dari Uni Emirat Arab dan satu dari Arab Saudi - dibebaskan setelah tidak ada bukti terkait pengeboman tersebut.

Pihak berwenang Tanzania telah mendakwa seorang warga setempat karena mengebom gereja, dan membebaskan empat lelaki warga Timur Tengah yang ditangkap setelah serangan tersebut.

Kepala kepolisian di kota Arusha, Liberatus Sabas mengatakan, warga Timur Tengah itu – tiga dari Uni Emirat Arab dan satu dari Arab Saudi - dibebaskan setelah penyelidikan menunjukkan mereka tidak ada kaitannya dengan pengeboman tersebut.

Keempat orang ini telah meninggalkan Tanzania.

Sementara itu, seorang lelaki Tanzania berusia 20 tahun, Victor Ambrose, telah dikenai dakwaan pembunuhan terkait dengan pengeboman sebuah gereja Katolik di Arusha pada 5 Mei lalu.

Serangan terhadap gereja yang baru dibangun itu menewaskan tiga orang dan melukai 60 lainnya.

Pihak berwenang belum mengidentifikasi motif serangan, dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab.

Ketegangan antara masyarakat Muslim dan Kristen Tanzania meningkat dalam beberapa bulan belakangan.
XS
SM
MD
LG