Tautan-tautan Akses

Sepasang Warga Israel Ditembak Sampai Mati di Tepi Barat


Peta Israel, Gaza dan Tepi Barat.

Peta Israel, Gaza dan Tepi Barat.

Penembakan itu terjadi sementara ketegangan tetap tinggi antara Israel dan Palestina karena masalah lokasi di Yerusalem, lokasi tempat-tempat ibadah yang disebut dalam kitab suci.

Seorang pria Palestina bersenjata menembak mati sepasang suami istri warga Israel yang ada di dalam sebuah mobil bersama empat anak mereka yang masih kecil, di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel.

Militer Israel, yang menyebut penembakan itu “tidak berperi kemanusiaan, keji, dan biadab,” mengatakan pasukan telah menyisir daerah itu, dekat desa Palestina, Beit Furik. Militer mengatakan keempat anak korban, yang berusia antara empat bulan dan sembilan tahun, menderita luka ringan.

Penembakan terjadi beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel mengatakan ia bersedia melanjutkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina.

Benjamin Netanyahu mengatakan di hadapan sidang Majelis Umum PBB di New York ia bersedia memulai kembali perundingan segera dan tanpa prasyarat, tetapi Presiden Palestina Mahmoud Abbas tidak berminat.

Kelompok Islamis Palestina Hamas memuji penembakan itu sebagai “operasi kepahlawanan yang dilakukan oleh pasukan perlawanan di Tepi Barat.” Tetapi tidak jelas apakah kelompok itu mendalangi penembakan tersebut.

Penembakan itu terjadi sementara ketegangan tetap tinggi antara Israel dan Palestina karena masalah lokasi di Yerusalem yang dinamakan Yahudi Gunung Bait, lokasi tempat-tempat ibadah yang disebut dalam kitab suci. Umat Muslim menyebutnya al-Haram al-Sharif, dimana terdapat masjid Al-Aqsa dan tempat Nabi Muhammad naik ke surga.

Dalam dua minggu ini, demonstran Palestina bentrok dengan polisi Israel di kompleks puncak bukit, dan kerusuhan telah merembes ke perkampungan Arab di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG