Tautan-tautan Akses

AS

Presiden Obama Komentari Proses Pencalonan Jaksa Agung Loretta Lynch


Presiden Amerika Barack Obama (Foto: dok)

Presiden Amerika Barack Obama (Foto: dok)

Pemimpin Senat Mayoritas, Mitch McConnell memperingatkan bahwa tidak akan ada pemungutan suara bagi Lynch, yang akan menjadi Jaksa Agung wanita kulit hitam pertama, sampai Senat meloloskan UU penyelundupan manusia.

Pencalonan Loretta Lynch sebagai Jaksa Agung oleh Presiden Barack Obama telah memudar di Senat tanpa pemungutan suara selama lebih dari empat bulan, atau seperti yang dikatakan Obama, "lebih lama daripada semua tujuh Jaksa Agung sebelumnya”.

"Tidak seorangpun yang mengatakan dia tidak memenuhi syarat”, kata Presiden Obama dalam pidato mingguannya Sabtu. "Ini semata-mata soal politik."

Presiden mengatakan, para pembuat UU dari pihak Republik pada awalnya menahan pencalonan itu "karena mereka tidak suka akan tindakan yang saya lakukan, untuk mengubah sistem imigrasi yang salah menjadi lebih baik dan lebih adil. Kini mereka menolak pemungutan suara untuk Loretta Lynch, sampai mereka memikirkan bagaimana meloloskan RUU pada isu-isu lain yang tak ada kaitannya”, kata Obama.

Pemimpin Senat Mayoritas, Mitch McConnell memperingatkan bahwa tidak akan ada pemungutan suara bagi Lynch, yang akan menjadi Jaksa Agung wanita kulit hitam pertama, sampai Senat meloloskan UU penyelundupan manusia.

XS
SM
MD
LG