Tautan-tautan Akses

AS

Presiden Obama Desak Kongres Hidupkan Kembali Bank Exim


Presiden Amerika Serikat, Barack Obama (Foto: dok).

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama (Foto: dok).

Presiden Obama mengatakan Kongres merugikan eksportir Amerika dengan membiarkan izin operasi Bank Exim daluwarsa.

Obama mengatakan demikian setelah bertemu dengan para pimpinan 10 perusahaan kecil dan menengah yang menggunakan pertolongan Bank Exim untuk mengekspor barang.

Exim adalah badan pemerintah yang menjual kepada perusahaan sejenis asuransi yang melindungi perusahaan-perusahaan Amerika kalau pembelinya di luar negeri tidak membayar barang yang dipesannya. Exim juga menyediakan kredit dalam beberapa kasus.

Faksi konservatif partai Republik dalam Kongres menghambat usaha memperpanjang izin operasi Bank Exim tersebut, dan sekarang berusaha menghambat usaha dalam Kongres untuk menghidupkan kembali Bank Exim.

Kaum Republik mengatakan mayoritas besar ekspor Amerika dilakukan tanpa pertolongan dari bank itu, dan menyebut usaha Exim “kapitalisme kroni” karena Exim hanya membantu perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai koneksi politik dan tidak membutuhkan pertolongan.

Para pejabat pemerintah mengatakan bank tersebut jelas membantu eksportir besar, tetapi juga menunjuk banyak perusahaan kecil yang memperoleh bantuan.

Obama mengatakan kepada para wartawan bahwa penutupan badan pemerintah yang berusia 81 tahun itu merupakan perlucutan senjata sepihak karena “setiap negara maju yang lain di bumi mempunyai program seperti ini.” Ia mengatakan membiarkan perusahaan Amerika tanpa dukungan sama sekali tidak masuk akal.

Para pendukung Exim sedang berusaha melampirkan perpanjangan operasi bank itu pada rancangan yang populer yang dipandang oleh banyak anggota Kongres rancangan yang pasti lolos, tetapi belum jelas apakah itu akan berhasil.

Sementara itu, Obama mengatakan usaha mengekspor barang Amerika ke luar negeri macet, yang membahayakan pekerjaan sebagian warga Amerika.

XS
SM
MD
LG