Tautan-tautan Akses

Presiden Ukraina: Penembakan Jatuh Penerbangan MH17 Aksi Teroris


Presiden Ukraina Petro Poroshenko (foto: dok)

Presiden Ukraina Petro Poroshenko (foto: dok)

Menurut Presiden Ukraina, agresi terhadap Ukraina juga merupakan ancaman terhadap keamanan Eropa dan dunia.

Sebuah pesawat penumpang Malaysia Airlines yang terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur jatuh di wilayah Donetsk di Ukraina timur, dalam apa yang disebut Ukraina sebagai aksi teroris.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko dalam websitenya mengatakan bahwa penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH17 di atas Ukraina bagian timur, Kamis (17/7) merupakan perbuatan kelompok "teroris."

"Tragedi hari ini menunjukkan sekali lagi bahwa terorisme bukan sesuatu yang hanya terjadi di tempat tertentu, tapi sudah menjadi masalah global. Dan agresi dari luar terhadap Ukraina bukan hanya menjadi masalah kami, tapi juga merupakan ancaman terhadap keamanan Eropa dan global," kata Poroshenko.

Pasukan keamanan Ukraina menemukan apa yang mereka sebut sebagai percakapan telepon yang mereka tangkap, menunjukkan separatis pro-Rusia sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Pada percakapan telepon pertama, ujar pasukan kemanan Ukraina, komandan kelompok separatis Igor Bezler mengatakan kepada intelijen Rusia bahwa pasukan pemberontak telah menembak jatuh sebuah pesawat. Pada percakapan telepon kedua, dua orang anggota pasukan pemberontak, salah satunya berada di lokasi jatuhnya pesawat, mengatakan serangan roket diluncurkan oleh sebuah unit mereka dari jarak 25 kilometer sebelah utara lokasi jatuhnya pesawat.

Rekaman kedua percakapan tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Sebelumnya pada pekan ini, para pemberontak telah menyatakan bertanggung jawab telah menembak jatuh dua pesawat militer Ukraina.

Presiden AS Barack Obama menyebut jatuhnya pesawat Malaysia itu sebagai sebuah "tragedi mengenaskan" dan berbicara lewat telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Inggris mengajukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi terkini di Ukraina.

Duta Besar Ukraina untuk PBB, Yuriy Sergeyev, mengatakan Ukraina akan menyajikan bukti dalam apa yang disebutnya keterlibatan militer Rusia dalam peristiwa itu dalam pertemuan Dewan Keamanan darurat hari Jumat.

Malaysia mengatakan tidak bisa mengukuhkan pesawat itu ditembak jatuh. Pernyataan NATO mengatakan masih banyak yang belum jelas tentang kecelakaan itu. Tetapi NATO menyatakan separatis yang didukung Rusia telah menciptakan situasi yang semakin berbahaya.

Sejumlah maskapai penerbangan Amerika dan internasional mengatakan akan menghindari wilayah udara di perbatasan Rusia dan Ukraina timur.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG