Tautan-tautan Akses

Presiden Ukraina Minta Uni Eropa Lebih Keras Bantu Negaranya


Toko-toko di pasar dekat stasiun kereta apai yang hancur karena penembakan di Donetsk, kota terbesar yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur (30/8). (AP/Mstyslav Chernov)

Toko-toko di pasar dekat stasiun kereta apai yang hancur karena penembakan di Donetsk, kota terbesar yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur (30/8). (AP/Mstyslav Chernov)

Petro Poroshenko mengatakan kegagalan menyelesaikan konflik antara pasukan separatis dan pemerintah bisa membuatnya merembet ke kawasan-kawasan Eropa lainnya.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan ribuan tentara dan ratusan tank Rusia bertempur membantu separatis di kawasan Ukraina, dan ia memohon Uni Eropa agar bertindak lebih keras membantu pemerintahnya.

Poroshenko berbicara Sabtu (30/8) di Brussels dalam KTT para pemimpin Uni Eropa, dimana krisis di Ukraina menjadi agenda utama. Ia mengatakan kegagalan menyelesaikan konflik antara pasukan separatis dan pemerintah bisa membuatnya merembet ke kawasan-kawasan Eropa lainnya.

Ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengatakan krisis di Ukraina telah mencapai titik kritis dimana mustahil untuk mundur, sementara Rusia terus membantu separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Barroso mengatakan Eropa siap mengenakan sanksi-sanksi baru atas Rusia, yang dituduh menyediakan bantuan militer besar-besaran bagi separatis di Ukraina. Tetapi Barosso juga menegaskan pintu Uni Eropa tetap terbuka untuk solusi politik di Ukraina.

Juru bicara dewan keamanan nasional Ukraina Andriy Lysenko mengatakan pemberontak telah memukul mundur pasukan pemerintah dari sejumlah kota di Ukraina timur.

Laporan kantor berita AP di lapangan menunjukkan kehancuran yang meluas di kota Novosvitlivka. Lysenko mengatakan tank-tank Rusia masuk dan “menghancurkan setiap rumah di sana.”

XS
SM
MD
LG