Tautan-tautan Akses

Presiden Turki: Kobani 'Segera Jatuh' ke Tangan ISIS


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: dok).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: dok).

Serangan udara pimpinan Amerika dan milisi Kurdi telah gagal memukul mundur ISIS pada saat kelompok itu menyerbu Kobani, yang juga dikenal sebagai Ayn al-Arab.

Presiden Turki mengatakan kota Kobani di perbatasan Suriah-Turki berada di ambang kejatuhan ke tangan militan Negara Islam (ISIS). Pejuang Kurdi telah membela kota itu selama tiga minggu dari serangan militan yang terus bergerak maju.

Tapi hari Selasa (7/10) Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa kelompok militan ultra-radikal Sunni itu akan mengambil alih daerah di sepanjang perbatasan Suriah-Turki tersebut kecuali jika pasukan darat melawan ofensif tersebut.

Serangan udara pimpinan Amerika dan milisi Kurdi telah gagal memukul mundur ISIS pada saat kelompok itu menyerbu Kobani, yang juga dikenal sebagai Ayn al-Arab.

Sebuah kelompok pemantau mengatakan sedikitnya 400 orang tewas, termasuk 20 warga sipil, dalam tiga minggu pertempuran demi kota yang sebagian besar penduknya Kurdi itu.

Kelompok yang menamakan diri Pemantau HAM Suriah yang berbasis di Inggris itu melaporkan kelompok ISIS menderita angka kematian tertinggi, yakni 219 anggota tewas, sementara 173 tentara Kurdi tewas sejak bentrokan dimulai pada bulan September.

Pertempuran telah mengakibatkan puluhan ribu orang melarikan diri ke negara tetangga, Turki.

XS
SM
MD
LG