Tautan-tautan Akses

Presiden Sri Lanka Mengaku Kalah dalam Pilpres


Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa saat memberikan suaranya dalam pemilu di sebuah TPS di Tangalle, sekitar 220 kilometer dari Kolombo, Sri Lanka (8/1).

Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa saat memberikan suaranya dalam pemilu di sebuah TPS di Tangalle, sekitar 220 kilometer dari Kolombo, Sri Lanka (8/1).

Hasil pemilihan presiden menyoroti polarisasi di negara itu, tempat Tamil dan Muslim, minoritas kedua terbesar, keduanya menentang Rajapaksa.

Presiden yang telah lama memimpin Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, telah mengaku kalah dalam pemilihan umum.

Kantornya mengatakan Rajapaksa telah meninggalkan Temple Trees, kediaman resminya.

Presiden Rajapaksa, yang memegang jabatan sejak 2005, menghadapi tantangan yang di luar dugaan dari menteri kesehatannya, Maithripala Sirisena, yang keluar sebagai pemenang dalam pemilihan Kamis (8/1).

Hingga beberapa minggu lalu, Rajapaksa diperkirakan kalangan luas akan memenangkan dengan mudah masa jabatan ketiga.

Tetapi, keadaan mendadak berubah November ketika Sirisena memisahkan diri dari dia dan menghimpun dukungan dari para anggota parlemen lain yang membelot dan banyak suku minoritas negara itu, dan membuat pemilihan presiden persaingan politik yang ketat.

Rakyat pemilih di Sri Lanka yang turut memberi suara dalam jumlah yang luar biasa besarnya, menjadikan pemilihan sebagai referendum kinerja Rajapaksa.

Hasil pemilihan presiden menyoroti polarisasi di negara itu, tempat Tamil dan Muslim, minoritas kedua terbesar, keduanya menentang Rajapaksa.

XS
SM
MD
LG