Tautan-tautan Akses

Presiden Sri Lanka Bantah Tuduhan Kejahatan Perang


Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa dalam sebuah konferensi pers. (Foto: Dok)

Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa dalam sebuah konferensi pers. (Foto: Dok)

Rajapaksa tidak menyebut negara manapun yang melontarkan tuduhan tersebut, namun AS telah menyatakan kekecewaan atas kurangnya pertanggungjawaban di Sri Lanka.

Presiden Sri Lanka mengatakan akan merupakan “kejahatan serius” kalau ada pihak yang mengajukan tuduhan kejahatan perang terhadap pemerintahannya atas tingkah lakunya dalam bulan-bulan terakhir perang saudara selama seperempat abad itu.

Ia menambahkan hal tersebut akan merupakan kemenangan bagi kekuatan yang menentang perdamaian di negara pulau tersebut.

Mahinda Rajapaksa tidak menyebut negara manapun dalam pidato Hari Kemerdekaan, Selasa (4/2), tetapi Amerika Serikat telah mengatakan pihaknya telah kecewa atas kurangnya kemajuan Sri Lanka dalam rekonsiliasi dan pertanggungjawaban pasca perang.

Pemerintah Amerika juga mengatakan mereka akan mengajukan resolusi ketiga dalam badan hak asasi manusia PBB yang meminta kepada Sri Lanka agar berbuat lebih banyak. Keterangan lebih jauh mengenai resolusi itu belum diungkapkan.

Rajapaksa telah bertekad untuk tidak takut akan resolusi yang diusulkan itu.

Militer Sri Lanka mengalahkan pemberontak separatis ethnik Tamil pada 2009.
XS
SM
MD
LG