Tautan-tautan Akses

Presiden Sampaikan Bela Sungkawa atas Jatuhnya Pesawat Malaysia


Lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines Boeing 777 di Grabovo, Donetsk di Ukraina Timur (17/7).

Lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines Boeing 777 di Grabovo, Donetsk di Ukraina Timur (17/7).

Presiden juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera mengambil langkah serius dalam mencapai solusi damai di Ukraina.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan bela sungkawa Jumat (18/7) atas insiden pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina, serta menyerukan dilakukannya investigasi menyeluruh atas peristiwa itu.

"Atas nama negara dan pemerintah Indonesia saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya pada negara sahabat kita Malaysia dan para keluarga korban. Indonesia sungguh menyerukan agar segera dilakukan investigasi secara internasional. Dalam hal ini untuk investigasi internasional, Indonesia siap bergabung dalam investigasi itu," ujarnya di Jakarta.

Indonesia, tambah Presiden, juga berharap ada sanksi tegas terhadap pelaku atau pihak-pihak yang menembak jatuh pesawat tersebut, langkah yang jelas-jelas telah melanggar hukum internasional dan hukum perang.

Presiden juga menyatakan rasa dukanyakarena sejumlah warga Indonesia termasuk dalam 298 korban yang tewas. Saat ini, menurut Presiden, Kementerian Luar Negeri dan sejumlah kedutaan besar Indonesia di Belanda, Ukraina dan Malaysia terus melakukan identifikasi resmi.

Presiden juga menyerukan agar maskapai penerbangan Indonesia dan warga Indonesia untuk menghindari jalur daerah konflik, dalam hal ini adalah perbatasan Ukraina – Rusia dan Palestina.

"Dalam kaitan ini saya telah mengeluarkan instruksi agar maskapai penerbangan Indonesia menghindaari daerah-daerah konflik militer. Khususnya di Ukraina, perbatasan Ukraina-Rusia, dan juga di atas jalur Gaza Palestina. Saya juga menyerukan seluruh warga Indonesia yang akan bepergian ke seluruh dunia, bahwa pesawat yang ditumpanginya tidak melewati daerah peperangan," ujarnya.

Presiden juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera mengambil langkah serius dalam mencapai solusi damai di Ukraina.

"Indonesia dalam kesempatan ini juga menyerukan agar segera dicapai solusi damai di Ukraina. Karena ternyata juga berdampak pada masyarakat dunia. Ini terbukti dengan ditembak jatuhnya pesawat ini. Dewan Keamanan PBB harus mengambil langkah serius dan segera," ujarnya.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak khususnya maskapai penerbangan Malaysia terkait identifikasi korban warga Negara Indonesia.

"Sepanjang malam hingga saat ini kita terus menghimpun informasi selengkap mungkin. Bapak Presiden juga terus menerus kami laporkan. Kemlu juga tengah proses kerjasama dengan maskapai penerbangan Malaysia untuk mencoba mencari tau korban dan pihak keluarga korban," ujarnya.

Pesawat Malaysian Airline MH17 yang berangkat dari Bandara Schipol, Amsterdam, Belanda pada 12.18 Kamis malam waktu setempat. Pesawat kehilangan komunikasi ketika melewati wilayah udara timur Ukraina, namun kemudian diketahui bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh.

Dari data sementara yang diterima Kementerian Luar Negeri Indonesia, pesawat itu berpenumpang 298 orang, 12 orang diantaranya adalah warga Negara Indonesia.Namun demikian data korban masih akan berubah karena ada 41 korban yang masih belum diketahui asalnya.

XS
SM
MD
LG