Tautan-tautan Akses

Putin Kunjungi Krimea, Peringati Hari Kemenangan Perang Dunia II


Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato menandai "Hari Kemenangan" di Sevastopol , 9/5/2014.

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato menandai "Hari Kemenangan" di Sevastopol , 9/5/2014.

Presiden Rusia Vladimir Putinmenyaksikan parade militer dan perayaan kemenangan Rusia, yang berlangsung di kota pelabuhan Sevastopol, Krimea, di mana Armada Laut Hitam Rusia berpangkalan.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah tiba di Krimea dalam kunjungan pertamanya ke semenanjung itu sejak Moskow menganeksasinya dari Ukraina bulan Maret lalu.

Jumat pagi, Putin menyaksikan dari tribun kehormatan ketika di Lapangan Merah Moskow ketika 11 ribu pasukan Rusia berparade dan senjata dari gudang senjata militer negara itu dipamerkan di ibukota negara dalam parade tahunan Hari Kemenangan.

Sementara itu, pertempuran pecah lagi hari Jumat antara pasukan keamanan Ukraina dan militan pro-Rusia di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina tenggara.

Pertempuran baru di Mariupol itu lebih sengit dari pertempuran di sana awal pekan ini, dan para saksi mata melaporkan tank-tank pasukan Ukraina sedang menuju ke lokasi kejadian. Sumber-sumber setempat melaporkan sedikitnya dua orang tewas dan delapan lainnya luka-luka .

Separatis pro-Rusia di wilayah Donetsk dan wilayah Luhansk, Ukraina timur, akan meneruskan rencana referendum hari Minggu untuk menentukan apakah kedua wilayah itu akan mendeklarasikan kemerdekaan dari Kiev, meskipun ada himbauan dari Presiden Rusia Vladimir Putin hari Rabu agar referendum itu ditunda.

Media Rusia mengutip separatis Denis Pushilin, pemimpin wilayah yang menyatakan diri sebagai “Republik Rakyat Donetsk” mengatakan referendum akan meminta warga untuk memilih “ya” atau “tidak” mendukung “proklamasi kemerdekaan wilayah itu.” Penduduk Luhansk akan disodori pertanyaan yang sama, meskipun jajak pendapat terbaru menunjukkan 70 persen warga di Ukraina timur itu ingin tetap menjadi bagian dari Ukraina .

Dalam perkembangan lain, Rusia memerintahkan Ukraina yang tergantung dengan Rusia untuk memenuhi kebutuhan energinya agar membayar di depan semua pengiriman gas alam ke negara itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG