Tautan-tautan Akses

Presiden Perancis Kunjungi Guinea untuk Bahas Ebola


Seorang pedagang kaki lima di Guinea melawati sebuah spanduk di jalan yang memperlihatkan gambar Presiden Perancis Hollande dan Presiden Guinea Alpha Conde di Conakry, Guinea (26/11/2014).

Seorang pedagang kaki lima di Guinea melawati sebuah spanduk di jalan yang memperlihatkan gambar Presiden Perancis Hollande dan Presiden Guinea Alpha Conde di Conakry, Guinea (26/11/2014).

Presiden Perancis Francois Hollande mengunjungi negara Guinea yang dilanda Ebola.

Presiden Hollande menjadi pemimpin negara Barat pertama yang mengunjungi salah satu negara yang menjadi pusat wabah Ebola. Presiden Perancis itu diperkirakan akan bertemu dengan para pemimpin Guinea, mengunjungi fasilitas-fasilitas medis, dan berbicara dengan orang-orang yang bekerja bersama para korban Ebola.

Perancis telah menjanjikan 125 juta dolar untuk memberantas Ebola, dengan konsentrasi pada Guinea, yang pernah menjadi negara jajahannya.

Juga Jumat, Wellcome Trust, sebuah badan amal kesehatan internasional, menyatakan akan mencoba tes baru bagi infeksi Ebola di Guinea, yang akan menunjukkan hasil dalam 15 menit, enam kali lebih cepat daripada tes yang digunakan sekarang ini.

Jika berhasil, tes tersebut akan membantu para pakar medis mengidentifikasi kasus-kasus Ebola lebih cepat dan mulai merawat para pasien Ebola lebih dini daripada sebelumnya. Para pakar menyatakan penanganan yang segera merupakan faktor krusial dalam keberhasilan pengobatan pasien Ebola.

Korban meninggal akibat Ebola di Guinea mencapai 1.200 orang. Secara keseluruhan, wabah Ebola ini telah merenggut sekitar 5.700 jiwa dari 16 ribu pengidapnya, sebagian besar dari mereka berada di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

XS
SM
MD
LG