Tautan-tautan Akses

Presiden Perancis Kecam Tindakan Militer Turki di Suriah Utara


Presiden Perancis Francois Hollande saat menyampaikan pesan kepada para duta besar Perancis di Paris, 30 Agustus 2016 (AP Photo/Francois Mori, Pool).

Presiden Perancis Francois Hollande saat menyampaikan pesan kepada para duta besar Perancis di Paris, 30 Agustus 2016 (AP Photo/Francois Mori, Pool).

Militer Turki dan pemberontak Suriah sekutunya sudah seminggu melakukan serangan yang bertujuan untuk menghalau militan ISIS dan anggota pasukan Kurdi YPG dari kota perbatasan Suriah-Turki, Jarablus, dan daerah sekitarnya.

Presiden Perancis Francois Hollande mengecam tindakan militer Turki di Suriah utara, dengan mengatakan “beberapa campur-tangan yang bertentangan” di sana menimbulkan risiko membakar konflik tersebut.

Hollande juga menekankan sangat perlunya menghentikan pertempuran di Suriah dan kembali ke perundingan, Selasa (30/8).

Komentarnya dikeluarkan sehari setelah Menteri Pertahanan Amerika Ash Carter meminta Turki agar tetap fokus pada perang melawan ISIS dan jangan bertempur dengan pasukan Kurdi sekutu Amerika yang juga sedang bertempur melawan kelompok terror di Suriah.

Militer Turki dan pemberontak Suriah sekutunya sudah seminggu melakukan serangan yang bertujuan untuk menghalau militan ISIS dan anggota pasukan Kurdi YPG, yang juga bagian dari Pasukan Demokratis Suriah yang didukung Amerika, dari kota perbatasan Suriah-Turki, Jarablus, dan daerah sekitarnya.

Pasukan Kurdi baru-baru ini membantu menghalau militan ISIS keluar dari kota Suriah, Manbij, kira-kira 40 kilometer sebelah selatan Jarablus dan kira-kira 30 kilometer sebelah barat Sungai Efrat. [gp]

XS
SM
MD
LG