Tautan-tautan Akses

AS

Presiden Obama Kunjungi Penjara Oklahoma, Desak Reformasi Keadilan


Wade Christensen, kiri, Gubernur Oklahoma Mary Fallin, tengah, bersalaman dengan Presiden Barack Obama ketika tiba di Pangkalan AU Tinker, 15 Juli 2015, di Oklahoma City, Oklahoma

Wade Christensen, kiri, Gubernur Oklahoma Mary Fallin, tengah, bersalaman dengan Presiden Barack Obama ketika tiba di Pangkalan AU Tinker, 15 Juli 2015, di Oklahoma City, Oklahoma

Presiden AS Barack Obama menjadi presiden pertama yang sedang menjabat, mengunjungi sebuah penjara federal, sebagai bagian dari desakannya untuk menciptakan sistem peradilan yang lebih adil dan mengadakan reformasi penjara.

Hari Kamis(16/7), Obama berkunjung ke penjara El Reno di negara bagian Oklahoma, di mana ia akan bertemu secara terpisah dengan para penegak hukum dan pelaku narkoba non-kekerasan.

Dalam pidato awal pekan ini, Obama menyerukan mengurangi atau menghilangkan masa wajib tahanan minimum bagi kejahatan narkoba non- kekerasan, mempertimbangkan kembali pemenjaraan terkucil bagi tawanan, dan memperbanyak berbagai program pelatihan kerja bagi orang-orang pada saat mereka dipenjara.

Dia juga mengumumkan peninjauan federal tentang diberlakukannya pemenjaraan terkucil dan mendesak Kongres untuk meluluskan RUU reformasi hukuman menjelang akhir tahun ini.

Presiden menerangkan bahwa vonis terlalu keras telah melipatduakan populasi penjara AS dalam 20 tahun terakhir ini. AS adalah penyelenggara penjara terbesar di dunia, menampung hampir 25% populasi penjara dunia, meskipun jumlah penduduknya kurang dari lima persen populasi dunia.

XS
SM
MD
LG