Tautan-tautan Akses

AS

Presiden Obama Berfokus pada Reformasi Imigrasi


Presiden Barack Obama diperkirakan akan berfokus pada reformasi imigrasi pada masa jabatan keduanya (foto: dok).

Presiden Barack Obama diperkirakan akan berfokus pada reformasi imigrasi pada masa jabatan keduanya (foto: dok).

Hari Senin (28/1), sekelompok senator AS mengungkapkan rencana reformasi keimigrasian yang antara lain mencakup jalan untuk menjadi warganegara bagi imigran gelap.

Presiden Barack Obama akan menyoroti proposal mengenai imigrasi, Selasa, setelah sekelompok senator Amerika dari kedua partai hari Senin mengungkapkan rencana reformasi keimigrasian yang antara lain mencakup jalan untuk menjadi warganegara bagi mereka yang berada di negara ini secara tidak sah.

Obama akan berbicara di Nevada, salah satu negara bagian yang paling terimbas oleh masalah imigrasi.

Para pejabat senior pemerintah mengatakan presiden tidak akan mengajukan legislasi baru karena ia ingin memberi waktu kepada Kongres untuk menindaklanjuti usulnya sendiri.

Para aktivis Hispanik mengecam Obama karena tidak memprioritaskan reformasi imigrasi pada masa jabatan pertamanya.

Para senator mengajukan rencana di mana para imigran gelap akan mencatatkan diri di instansi pemerintah, menjalani pemeriksaan latar belakang, membayar denda dan tunggakan pajak, serta menempuh langkah-langkah lain untuk mendapatkan status percobaan agar dapat tinggal dan bekerja secara sah di Amerika Serikat.

Mereka nantinya akan dimasukkan di urutan belakang daftar mereka yang sedang mengupayakan kartu hijau, atau izin tinggal sebagai penduduk tetap.

Rencana itu juga mencakup pengecualian bagi mereka yang memasuki Amerika semasa anak-anak, serta para pekerja pertanian yang berperan penting dalam menjaga pasokan pangan negara.
XS
SM
MD
LG