Tautan-tautan Akses

Presiden Lebanon Terima Pengunduran Diri PM Mikati


PM Lebanon Najib Mikati dalam konferensi pers di Grand Serail, Beirut (22/3). PM Mikati mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (22/3) menyusul kebuntuan politik akibat pertikaian dengan Hezbollah, kelompok militan Syiah yang mendominasi politik Lebanon dalam beberapa tahun terakhir.

PM Lebanon Najib Mikati dalam konferensi pers di Grand Serail, Beirut (22/3). PM Mikati mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (22/3) menyusul kebuntuan politik akibat pertikaian dengan Hezbollah, kelompok militan Syiah yang mendominasi politik Lebanon dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Lebanon Michel Suleiman menerima pengunduran diri PM Najib Mikati, Sabtu (23/3).

Pengunduran diri PM Najib Mikati membuka jalan bagi terbentuknya pemerintah sementara Lebanon, setelah menghadapi kebuntuan politik dengan kelompok Hezbollah.

Banyak pengamat mengatakan, pengunduran diri Mikati bisa menjerumuskan Lebanon ke dalam kekacauan dan ketidakpastian lebih lanjut, tiga bulan menjelang pemilu parlemen yang direncanakan. Lebanon sendiri saat ini sedang kesulitan menghadapi arus pengungsi Suriah dan kekerasan yang menjalar dari negara tetangganya itu.

Pengunduran diri Mikati dilakukan Jumat (22/3) setelah pertemuan dua hari yang mengalami kebuntuan karena pertikaian dengan Hezbollah, kelompok militan Syiah yang mendominasi politik Lebanon dalam beberapa tahun terakhir.

Hezbollah menentang perpanjangan masa jabatan seorang pejabat keamanan senior dan pembentukan badan pengawas pemilu parlemen yang menurut rencana dilangsungkan Juni mendatang. Pemilu itu sendiri kemungkinan akan ditunda karena bubarnya pemerintahan Mikati.

Mayor Jenderal Ashraf Rifi, kepala pasukan keamanan dalam negeri Lebanon, akan pensiun awal bulan depan. Rifi, seperti halnya Mikati, adalah Muslim Sunni dari Tripoli dan tidak dipercaya Hezbollah.
XS
SM
MD
LG