Tautan-tautan Akses

Presiden Kongo akan Letakkan Jabatan Setelah Pemilu 2017


Marcel Utembi, presiden Konferensi Uskup Katolik Kongo, meninggalkan tempat perundingan setelah pembicaraan dengan pihak oposisi dan pemerintah Presiden Joseph Kabila (30/12). Kinshasa, Kongo. (foto: REUTERS/Robert Carrubba)

Marcel Utembi, presiden Konferensi Uskup Katolik Kongo, meninggalkan tempat perundingan setelah pembicaraan dengan pihak oposisi dan pemerintah Presiden Joseph Kabila (30/12). Kinshasa, Kongo. (foto: REUTERS/Robert Carrubba)

Perjanjian kesepakatan bagi Presiden Joseph Kabilla untuk meletakkan jabatan setelah pemilu mendatang dan sebagai imbalannya bagi pihak oposisi pemilu akan berlangsung sebelum berakhirnya tahun 2017.

Partai-partai politik di Kongo telah mencapai perjanjian yang menyerukan kepada Presiden Joseph Kabilla untuk meletakkan jabatan setelah pemilu mendatang. Sebagai imbalan bagi kelompok oposisi, pemilu akan berlangsung sebelum berakhirnya tahun 2017.

Perjanjian itu ditandatangani hanya satu jam sebelum pergantian tahun.

Partai pimpinan Presiden Kabilla sebelumnya ingin agar pemilu dilangsungkan pada pertengahan tahun 2018, dan perselisihan itu telah memicu aksi demonstrasi dan kekerasan. Puluhan orang tewas dalam dua demonstrasi tahun ini.

Presiden Kabilla dan partai-partai oposisi gagal mencapai perjanjian sebelum mandat Kabilla berakhir tanggal 19 Desember lalu.

Perundingan yang dimediasi pejabat-pejabat gereja Katholik dimulai kembali hari Kamis (29/12) dibawah tekanan untuk menemukan solusi yang tepat. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG