Tautan-tautan Akses

Presiden Iran Tolak Kritikan Krismon


Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menolak kritikan dalam negeri yang meningkat terkait kebijakan ekonominya (Foto: dok). Saat ini mata uang Rial anjlok hingga rekor terendah atas dolar Amerika.

Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menolak kritikan dalam negeri yang meningkat terkait kebijakan ekonominya (Foto: dok). Saat ini mata uang Rial anjlok hingga rekor terendah atas dolar Amerika.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menolak kritikan dalam negeri yang meningkat terkait kebijakan ekonominya di tengah anjloknya mata uang negara itu ke rekor terendah terhadap dolar Amerika.

Pedagang mata uang di jalanan mengatakan kurs mata uang Rial sempat turun sampai 39 ribu untuk satu dolar di pasar gelap hari Selasa kemudian pulih sedikit. Sehari sebelumnya, mata uang itu mencapai rekor terendah kira-kira 34.500. Pekan lalu kurs mata uang Iran kira-kira 24 ribu Rial untuk 1 dolar Amerika.

Mata uang Iran tersebut telah anjlok nilainya tahun ini sementara Amerika Serikat dan Uni Eropa memperketat sanksi ekonomi yang bertujuan untuk menekan Teheran agar menghentikan program pengolahan uraniumnya yang mencurigakan itu.

Lawan-lawan politik Presiden Iran mengatakan kebijakan ekonomi Ahmadinejad telah menjadi penyebab krisis moneter itu. Dalam laporannya hari Selasa, kantor berita Fars Iran mengutip ketua DPR Ali Larijani mengatakan keyakinannya bahwa 80 persen dari masalah ekonomi Iran terkait dengan kinerja pemerintah yang salah mengurus permasalahn tersebut.

Dalam jumpa pers hari Selasa, Ahmadinejad mengatakan kebijakan pemerintah tidak ada hubungannya dengan mata uang yang melemah itu. Sebaliknya, ia menuduh apa yang disebutnya “tekanan psikologis” oleh musuh-musuh Iran sebagai penyebab krisis itu.

Ahmadinejad juga mengatakan pemerintahannya mempunyai cukup cadangan mata uang asing untuk memenuhi kebutuhan negara. Rial yang melemah telah mempersulit perusahaan-perusahaan Iran mengimpor produk dari luar negeri.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG