Tautan-tautan Akses

Presiden China: Kemerdekaan Taiwan Akan Dihambat


Presiden China Xi Jinping ditampilkan di layar besar dalam pembukaan rapat tahunan Kongres Rakyat Nasional Beijing, 5 Mar 2016.

Presiden China Xi Jinping ditampilkan di layar besar dalam pembukaan rapat tahunan Kongres Rakyat Nasional Beijing, 5 Mar 2016.

Presiden China Xi Jinping telah mengeluarkan peringatan keras kepada Taiwan dan bakal pemerintahannya yang pro-kemerdekaan. Menurut Xi Jinping, Beijing tidak akan pernah “membiarkan tragedi perpecahan yang bersejarah” terjadi lagi.

Presiden China Xi Jinping telah mengeluarkan peringatan keras kepada Taiwan dan bakal pemerintahannya yang pro-kemerdekaan.

Menurut kantor berita resmi Xinhua, Presiden Xi mengatakan di hadapan para delegasi pertemuan tahunan parlemen China hari Minggu bahwa Beijing akan “dengan teguh membendung kegiatan separatis kemerdekaan Taiwan dalam bentuk apapun,” dan tidak akan pernah “membiarkan tragedi perpecahan yang bersejarah” terjadi lagi.

China dan Taiwan telah pecah sejak tahun 1949 ketika pasukan Nasionalis Chiang-Kai-shek melarikan diri dari daratan utama China setelah kalah dalam perang saudara dari tentara komunis Mao Zedong. Beijing menganggap Taiwan yang mempunyai pemerintahan sendiri sebagai provinsi yang memberontak, dan bertekad untuk mengembalikan pulau itu ke bawah kekuasaannya – dengan paksa, kalau perlu. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG