Tautan-tautan Akses

Presiden China Kantongi Keuntungan Besar dari Kunjungannya di Timur Tengah


Presiden China Xi Jinping (kiri) disambut Presiden Iran Hassan Rouhani setibanya di Istana Saadabad di Teheran, Iran (23/1).

Presiden China Xi Jinping (kiri) disambut Presiden Iran Hassan Rouhani setibanya di Istana Saadabad di Teheran, Iran (23/1).

Kunjungan yang berlangsung setelah pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran itu menghasilkan keuntungan ekonomi yang besar bagi China, yang mengantongi kesepakatan senilai $600 miliar.

Presiden China Xi Jinping mengakhiri kunjungan pertamanya ke Timur Tengah hari Minggu lalu dan berhasil membuat Arab Saudi, Iran dan Mesir berjanji untuk meningkatkan hubungan dengan China. Kunjungan yang berlangsung setelah pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran itu menghasilkan keuntungan ekonomi yang besar bagi China, yang mengantongi kesepakatan senilai $600 miliar.

Namun kesepakatan politik yang dicapai oleh Presiden Xi dengan para pemimpin Arab dan Iran lah yang kini diamati dengan saksama oleh komunitas diplomatik. Para analis dan kalangan diplomat bertanya-tanya apakah China berusaha menggunakan transaksi bisnis untuk memperluas jejak politiknya dan melemahkan pengaruh Barat di kawasan itu.

Kantor berita resmi Xinhua mengindikasikan bahwa China tidak enggan untuk menentang pengaruh Amerika di kawaan itu. Xinhua baru-baru menyatakan bahwa “campur tangan” Barat "lebih merupakan racun mematikan daripada ramuan ajaib” di Timur Tengah. [lt]

XS
SM
MD
LG