Tautan-tautan Akses

Presiden Burma Akhiri Kunjungan ke AS dengan Perjanjian Dagang


Presiden Barack Obama berjabat tangan dengan Presiden Burma, Thein Sein di Gedung Putih (20/5).

Presiden Barack Obama berjabat tangan dengan Presiden Burma, Thein Sein di Gedung Putih (20/5).

Wakil menteri perdagangan Burma Pwint San, hari Selasa (21/5) menandatangani perjanjian dengan Wakil Perdagangan Amerika sementara Demetrios Marantis.

Presiden Burma Thein Sein mengakhiri lawatan bersejarah ke Washington dengan mencapai kesepakatan perdagangan dengan pemerintahan Obama dan bertemu sejumlah anggota terkemuka Kongres.

Seorang anggota delegasi Presiden Thein Sein, wakil menteri perdagangan Burma Pwint San, hari Selasa menandatangani perjanjian dengan Wakil Perdagangan Amerika sementara Demetrios Marantis.

Kantor Marantis mengatakan Kerangka Perjanjian Perdagangan dan Investasi itu menetapkan agar Amerika dan Burma mengidentifikasi “berbagai inisiatif” bisnis yang akan mendukung reformasi Burma dan berbagai proyek pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat Burma, termasuk kalangan termiskin. Rinciannya tidak dikemukakan.

Burma ingin Amerika mencabut sejumlah sanksi yang masih berlaku atas produk-produk Burma dan mendorong para pengusaha Amerika agar menanam modal di negara Asia Tenggara itu. Amerika mengimpor produk-produk Burma senilai hanya 1 juta dollar dalam kuartal pertama tahun ini, sementara mengeskpor produk-produk Amerika bernilai total 89 juta dollar kesana. Total nilai perdagangan Burma dengan dunia adalah sekitar 20 miliar dollar tahun lalu.

Sebelum meninggalkan Washington hari Selasa, Presiden Thein Sein juga bertemu sejumlah anggota Kongres yang telah berperan dalam hubungan Amerika dengan Burma, termasuk Senator Harry Reid, Mitch McConnell dan Lindsay Graham. Tidak diperoleh keterangan mengenai apa yang mereka bahas.
XS
SM
MD
LG