Tautan-tautan Akses

Presiden Brazil Hadapi Investigasi Tambahan


Presiden Brazil, Dilma Rousseff (Foto: dok).

Presiden Brazil, Dilma Rousseff (Foto: dok).

Media Brazil melaporkan, jaksa tertinggi negara itu telah meminta Mahkamah Agung membuka penyelidikan atas dugaan bahwa Presiden Dilma Rousseff menghambat proses hukum.

Para pejabat Brazil belum mengukuhkan laporan-laporan itu, yang muncul Selasa malam. Suratkabar Globo News melaporkan, Rousseff diduga berusaha menghalang-halangi penyelidikan perusahaan minyak milik negara Petrobras.

Surat kabar-surat kabar Brazil mengutip pernyataan jaksa agung Rodrigo Janot yang mengatakan, ia telah meminta pihak berwenang menyelidiki Rousseff dan presiden sebelumnya yang juga merupakan sekutunya, Luiz Inacio Lula da Silva. Investigasi itu dilaporkan terfokus pada pembicaraan telepon yang disadap antara keduanya.

Rousseff saat ini sedang diselidiki untuk isu lain dan kemungkinan menghadapi pengadilan pemakzulan secepatnya pekan depan. Ia dituduh menutup-nutupi kekurangan anggaran pada 2014 untuk meningkatkan peluangnya untuk terpilih kembali.

Rousseff membantah tuduhan itu. Rousseff juga mengatakan, proses pemakzulan akan membahayakan stabilitas politik nasional.

Majelis rendah parlemen telah melakukan pemungutan suara untuk memulai proses pemakzulan, sementara Senat akan melakukan hal serupa beberapa hari lagi. Mayoritas sederhana di Senat bisa menghentikan Rousseff dari jabatannya dan memulai pengadilan yang bisa berlangsung hingga enam bulan. Jika didapati bersalah, Rousseff akan menjadi pemimpin pertama Brazil yang dimakzulkan dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun. [ab/as]

XS
SM
MD
LG