Tautan-tautan Akses

Presiden Afghanistan Tandatangani Perintah Eksekusi Terhukum Teroris


President Ashraf Ghani, tengah, hadir dalam rapat gabungan dengan Dewan Nasional di Kabul, Afghanistan, April 25, 2016.

President Ashraf Ghani, tengah, hadir dalam rapat gabungan dengan Dewan Nasional di Kabul, Afghanistan, April 25, 2016.

Perintah eksekusi terhadap para narapidana yang dihukum atas tuduhan terorisme diperkirakan akan segera ditandatangani. Perintah tersebut dikeluarkan setelah terjadinya ledakan pada 19 April yang menewaskan 64 orang dan melukai 300 lainnya di Kabul.

Presiden Afghanistan diperkirakan akan segera menanda-tangani perintah eksekusi para narapidana yang dihukum atas tuduhan yang berhubungan dengan terorisme.

Ashraf Ghani berjanji akan memperlancar proses eksekusi pemberontak yang dijatuhi hukuman mati, setelah ledakan tanggal 19 April di Kabul yang menewaskan 64 orang dan melukai 300 lainnya.

Janji presiden itu dikeluarkan sehari sebelum Taliban meminta organisasi hak azasi manusia dan Komite Palang Merah Internasional agar membicarakan masalah mereka dengan pemerintah Afghanistan.

Jurubicara kantor presiden mengatakan kepada VOA bahwa Ghani mempunyai daftar tahanan yang dijatuhi hukuman mati dan akan mengambil keputusan mengenai kapan eksekusi itu akan dilaksanakan.

Serangan Kabul, yang diklaim Taliban, menimbulkan reaksi dalam negeri yang kuat, dan beberapa politisi Afghanistan menyerukan eksekusi para anggota Taliban yang dipenjarakan. [gp]

XS
SM
MD
LG