Tautan-tautan Akses

Prabowo, Jokowi Sama-sama Deklarasikan Kemenangan


Kandidat Presiden Indonesia, Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Kandidat Presiden Indonesia, Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Tim kampanye Prabowo menolak mengaku kalah meski sebagian besar lembaga survei telah menunjukkan lawannya, Jokowi, telah menang dengan margin sekitar 4-5 persen.

Mantan jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Prabowo Subianto, mendeklarasikan kemenangan dalam pemilihan presiden, satu jam setelah pesaingnya, Gubernur Jakarta Joko "Jokowi" Widodo, membuat klaim yang sama.

"Saudara-saudara sekalian, sebangsa setanah air, teman-teman media, kami dari Koalisi Merah Putih memantau dan mengumpulkan keterangan yang masuk dari quick count sejumlah lembaga survei dan dari lembaga survei yang kami gunakan sebagai acuan. Kami bersyukur bahwa dari semua keterangan yang masuk menunjukan bahwa kami, pasangan nomor urut 1, Prabowo-Hatta, mendapat dukungan dan mandat dari rakyat Indonesia," ujar Prabowo, Rabu sore (9/7), didampingi calon wakil presidennya Hatta Rajasa dan para anggota partai-partai koalisi.

Tim kampanye Prabowo menolak mengaku kalah meski sebagian besar lembaga survei telah menunjukkan lawannya, Jokowi, telah menang dengan margin sekitar 4-5 persen.

"Prosesnya masih berlangsung," ujar kepala kampanye Prabowo, Mahfud M.D. "Berdasarkan lembaga-lembaga survei kami...kemenangan ada di pihak kami."

Sebelumnya, pada Rabu pagi, setelah memberikan suaranya, Prabowo mengatakan bahwa "menang dan kalah dalam pemilihan sebuah jabatan yang penting adalah kepentingan untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Saya selalu katakan bahwa mari kita hormati proses demokrasi."

Kepada massa pendukung, Prabowo Subianto mengajak untuk membuktikan bahwa bangsaIndonesia adalah bangsa yang besar dan beradab.

"Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang beradab. Bangsa yang cinta damai. Kita adalah sama-sama orang Indonesia. Saya katakan tidak ada musuh. Ini semua saudara kita," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi mengklaim kemenangan setelah sejumlah hasil penghitungan suara menunjukkan ia ada di atas pesaingnya setelah lebih dari 80 persen suara dihitung.

Jokowi memimpin dengan sekitar 52 persen suara, sementara Prabowo mendapat sekitar 48 persen, menurut survei-survei penghitungan suara yang paling kredibel.

Hasil-hasil awal dianggap dapat diandalkan dan merupakan indikator yang baik apa yang akan ditunjukkan penghitungan suara resmi ketika semua suara dihitung dalam sekitar dua minggu.

"Pada saat ini, penghitungan cepat menunjukkan bahwa Jokowi-Kalla adalah pemenang," ujar Jokowi, mengacu pada calon wakilnya, Jusuf Kalla. (VOA/Reuters/AFP/AP)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG