Tautan-tautan Akses

Posisi Indonesia Strategis Sebagai ‘Global Swing State’


Dr. Daniel M. Kliman, ahli kebijakan luar negeri dari German Marshall Fund of the United States. (Foto: VOA)

Dr. Daniel M. Kliman, ahli kebijakan luar negeri dari German Marshall Fund of the United States. (Foto: VOA)

Keanggotaan dalam G20 dan peranannya dalam diplomasi luar negeri semakin meningkatkan pengaruh Indonesia dalam tatanan internasional.

Daniel M. Kliman, ahli kebijakan luar negeri dari German Marshall Fund di Amerika Serikat, mengatakan bahwa kestabilan ekonomi Indonesia dan pemerintahannya yang demokratik membuat Indonesia sejajar dengan Brazil, India dan Turki sebagai ‘Global Swing States.’

Global Swing States merupakan istilah yang muncul dalam politik domestik AS, mengacu pada negara dengan ekonomi berkembang, menempati lokasi strategis di wilayah masing-masing dan memastikan pemerintahannya demokratis.

“Indonesia, bersama dengan lainnya yang muncul dengan kekuatan demokratis, seperti Brazil, India dan Turki, membawa kemampuan dan legitimasi kepada upaya internasional, yang menjadikan Indonesia pemain penting bagi kekuatan global saat ini termasuk Amerika Serikat, Eropa, Cina dan Jepang,” ujar Kliman dalam sebuah diskusi yang digelar oleh The United States-Indonesia Society (USINDO) di Jakarta Selasa (25/7).

Kliman, yang juga memimpin Swing Project American Global menambahkan, pada beberapa dimensi Indonesia telah menganut sistem internasional yang ada. Indonesia telah menandatangani Protokol Tambahan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir serta perjanjian bilateral terpisah dengan Amerika Serikat pada perlindungan nuklir dan keamanan. Untuk itu, menurutnya, Indonesia telah mulai mempromosikan diri sebagai pemerintahan yang baik di luar negeri.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Richard Fontaine, selaku presiden dari The Center for a New American Security mengatakan perlu adanya kerjasama yang erat antara Amerika Serikat dengan negara-negara yang masuk dalam kategori Global Swing States.

“Sebuah hal yang berkembang untuk tatanan internasional keseluruhan sistem. Ke depannya yang kita harus pikirkan adalah perlunya membentuk kerjasama yang erat antara Amerika Serikat dan negara-negara Global Swing States,” ujarnya.
XS
SM
MD
LG