Tautan-tautan Akses

Poroshenko: Krimea Tetap akan Jadi Bagian Ukraina


Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengangkat tangannya menyambut hadirin seusai pelantikannya sebagai Presiden di Lapangan Sophia, Kyiv, Ukraina (7/6).

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengangkat tangannya menyambut hadirin seusai pelantikannya sebagai Presiden di Lapangan Sophia, Kyiv, Ukraina (7/6).

Dalam pidato pelantikannya di ibukota Kyiv, Poroshenko mengatakan tidak akan menerima aneksasi Rusia terhadap Krimea.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan Krimea telah, masih dan akan tetap menjadi bagian dari Ukraina. Milyarder itu hari Sabtu (7/6) diambil sumpahnya sebagai presiden kelima Ukraina sejak memisahkan diri dari Uni Sovyet, di hadapan parlemen, pemimpin dan kepala negara, termasuk Wakil Presiden Amerika Joe Biden.

Dalam pidato pelantikannya di ibukota Kyiv, Poroshenko mengatakan tidak akan menerima aneksasi Rusia terhadap Krimea. Rusia mengirim pasukan ke semenanjung di Laut Hitam itu awal tahun ini dan mengambil alih kekuasaan disana pada bulan Maret.

Pemimpin baru Ukraina itu juga berjanji akan melakukan dialog dengan warga di Ukraina Timur dimana kelompok separatis pro-Rusia bentrok dengan pasukan Ukraina.

Poroshenko memenangkan suara mayoritas dalam pemilu tanggal 25 Mei lalu yang diikuti oleh 21 kandidat. Ia kini harus mengarahkan negara yang dilanda masalah ekonomi dan kerusuhan di perbatasan dengan Rusia itu.

Amerika, Rusia dan Ukraina hari Jumat (7/6) mengambil langkah-langkah tentatif untuk meredakan ketegangan yang mendorong terjadinya krisis.

Presiden Amerika Barack Obama mengadakan pertemuan dengan mitranya Presiden Rusia Vladimir Putin, guna mendorong apa yang disebut Kremlin sebagai “percepatan upaya guna menyudahi aksi kekerasan dan operasi militer” di Ukraina Timur. Kedua pemimpin itu bertemu di Perancis di sela-sela upacara peringatan D-Day.

Pejabat-pejabat Amerika mengatakan Presiden Obama menggunakan pertemuan singat yang tidak direncanakan itu untuk menekankan bahwa Rusia hanya dapat berkontribusi pada perdamaian kawasan dengan mengakui Presiden Petro Poroshenko yang baru terpilih. Presiden Obama juga mendesak pemimpin Rusia itu mengakhiri dukungan para kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina Timur.

Vladimir Putin hari Jumat (6/7) juga bertemu dengan Presiden Poroshenko. Pejabat-pejabat Perancis mengatakan kepada para wartawan bahwa Putin dan Poroshenko setuju untuk membuka lebih banyak pertemuan formal guna merundingkan gencatan senjata di Ukraina Timur.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG