Tautan-tautan Akses

Populasi Menua di Thailand Tambah Utang Rumah Tangga


Seorang pria berumur di Bangkok, Thailand.

Seorang pria berumur di Bangkok, Thailand.

Banyak keluarga yang merawat anggota keluarga manula dengan biaya hampir sepertiga pendapatan rumah tangga.

Supapan Pullbangyung yang bekerja sebagai pegawai negeri di Thailand menghabiskan hampir setengah gajinya untuk merawat ayahnya yang berusia 75 tahun dan menderita diabetes dan demensia.

Keluarganya merupakan salah satu dari banyak keluarga yang merawat anggota keluarga manula dengan biaya hampir sepertiga pendapatan rumah tangga. Jumlah keluarga yang menghadapi masalah serupa akan membengkak dengan tingkat penuaan populasi yang tercepat di Asia Tenggara.

Populasi usia bekerja di Thailand diperkirakan akan menyusut 11 persen tahun 2040.

Biaya perawatan yang meningkat adalah beban tambahan untuk rumah-rumah tangga yang kesulitan menghadapi utang menumpuk yang menghambat konsumsi dan melemahkan ekonomi.

Budaya berbakti kepada orangtua sehingga keluarga merasa berkewajiban merawat anggota keluarga yang manula membuat banyak orang mengeluarkan uang banyak untuk merawat orangtua dan kakek nenek.

Budaya menabung yang lemah telah membuat banyak orang kurang siap membiayai diri pada usia tua, sehingga harus bergantung pada anggota keluarga yang bekerja.

Lebih dari seperempat dari 66 juta penduduk tidak punya tabungan hari tua, menurut survei 2014, salah satu dari banyak faktor yang membuat pemerintah mempertimbangkan meningkatkan usia pensiun dari 60 tahun dan mendesak pebisnis untuk merekrut lebih banyak orang tua.

"Hal ini akan menjadi beban generasi yang lebih muda," ujar Sutayut Osornprasop, spesialis pembangunan manusia di Bank Dunia. [hd/dw]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG