Tautan-tautan Akses

Polisi Turki Kembali Lepaskan Gas Air Mata untuk Bubarkan Demo


Warga meneriakkan slogan anti-pemerintah saat berkumpul di Lapangan Taksim di Istanbul (8/6).

Warga meneriakkan slogan anti-pemerintah saat berkumpul di Lapangan Taksim di Istanbul (8/6).

Polisi Turki kembali melepaskan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan ribuan demonstran di Ankara dan Istanbul, Sabtu pagi (8/6).

Demonstrasi di Turki sudah memasuki hari kesepuluh. Sabtu malam (8/6), para demonstran di kota Ankara mulai bergerak mendekati Kedutaan Besar Amerika di kota itu, membakar barikade yang berada di sekitarnya pada saat terlibat bentrokan dengan polisi.

Di Istanbul, ribuan demonstran masih terus menduduki Lapangan Taksim di tengah kota, berpawai, berteriak-teriak sambil membawa poster-poster yang mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Aksi kekerasan terkait demonstrasi itu telah menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai ribuan lainnya sejak demonstrasi hari Jum’at – yang awalnya merupakan aksi duduk menentang pembangunan kembali kawasan taman kota tersebut.

Para demonstran tetap menentang Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan yang telah menyerukan diakhirinya demonstrasi itu segera. Partai AK yang berkuasa, menolak seruan para demonstran untuk mengadakan pemilu lebih awal, Sabtu (8/6).
XS
SM
MD
LG