Tautan-tautan Akses

Polisi Uganda Akhiri Blokade Kantor Harian Independen


Presiden Uganda Yoweri Museveni (foto: dok). Polisi memblokade kantor harian di Uganda setelah berita soal dugaan rencana Presiden Museveni untuk menjadikan puteranya sebagai penggantinya.

Presiden Uganda Yoweri Museveni (foto: dok). Polisi memblokade kantor harian di Uganda setelah berita soal dugaan rencana Presiden Museveni untuk menjadikan puteranya sebagai penggantinya.

Surat kabar independen utama Uganda beroperasi kembali setelah polisi mengakhiri blokade selama 10 hari terhadap kantor-kantornya.

Polisi menduduki kantor harian 'The Daily Monitor' tanggal 20 Mei lalu, setelah surat kabar itu melaporkan dugaan rencana Presiden Yoweri Museveni untuk menjadikan puteranya sebagai pengganti dirinya.

Pemerintah mengatakan Kamis, Monitor dan dua stasiun radio afiliasinya bisa memulai kembali aktivitas normal mereka setelah perusahaan induk suratkabar itu mengatakan menyesali laporan tersebut.

Perusahaan itu juga mengatakan tidak akan mempublikasikan laporan yang dapat menimbulkan ketidakamanan dan mengganggu hukum dan ketertiban.

Para wartawan Uganda memprotes penutupan media itu, Selasa lalu, dalam sebuah demonstrasi yang dibubarkan polisi yang menggunakan gas air mata.

The Daily Monitor melaporKan dalam situsnya, Kamis, bahwa para stafnya telah kembali memasuki kantor-kantor surat kabar itu, meskipun polisi masih tetap berada dalam bangunan tersebut. Stasiun radio, KFM dan Dembe FM, telah kembali mengudara.

Kantor-kantor sebuah surat kabar lain, Red Pepper, yang melaporkan dugaan rencana suksesi itu, masih tetap tutup pada hari Kamis.
XS
SM
MD
LG