Tautan-tautan Akses

Polisi Turki Gunakan Gas Air Mata untuk Bubarkan Demonstran


Polisi Turki menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstrasi anti-pemerintah di Istanbul.

Polisi Turki menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstrasi anti-pemerintah di Istanbul.

Polisi anti huru-hara Turki hari Jumat (27/12) menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan demonstran anti-pemerintah dari pusat kota Istanbul.

Para demonstran berkumpul di beberapa kota di Turki – termasuk di ibukota Ankara – untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, yang pemerintahannya telah dikaitkan dengan transfer uang haram. Beberapa demonstran di Istanbul ditangkap.

Ribuan pendukung perdana menteri yang bertahan itu juga turun ke jalan-jalan.

Lebih dari 20 orang – termasuk pejabat-pejabat tinggi dan keluarga mereka – ditangkap atas tuduhan korupsi. Skandal itu telah memaksa Erdogan merombak kabinetnya.

Pengadilan Turki hari Jumat memblokir langkah pemerintah untuk mengubah aturan-aturan tentang pelaksanaan penyelidikan korupsi. Perdana Menteri Erdogan mengatakan penyelidikan itu merupakan bagian dari konspirasi untuk menjatuhkan pemerintahnya.

Awal Agustus lalu pihak berwenang di Turki menggunakan kekerasan untuk menumpas para demonstran yang memblokir jalan-jalan di Istanbul dan kota-kota lain guna memprotes apa yang mereka sebut sebagai peningkatan kepemimpinan Erdogan yang otoriter.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG