Tautan-tautan Akses

Polisi Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Bentrokan Antar Demonstran di Mesir


Polisi anti huru-hara Mesir menembakkan gas air mata untuk memisahkan kedua kubu demonstran yang bentrok di Alexandria, Mesir (21/12).

Polisi anti huru-hara Mesir menembakkan gas air mata untuk memisahkan kedua kubu demonstran yang bentrok di Alexandria, Mesir (21/12).

Polisi Mesir telah menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa yang bentrok di kota Alexandria, di utara, menjelang pemungutan suara kedua terkait referendum konstitusi.

Pengunjuk rasa anti-konstitusi dan Islamis konservatif saling melempar batu satu, Jumat (21/12), sehingga polisi anti huru hara harus turun tangan dan menembakkan gas air mata untuk memisahkan mereka. Belum ada kabar mengenai kemungkinan cedera dalam bentrokan tersebut.

Ribuan orang Mesir tumpah ke jalan-jalan di Alexandria pada hari sebelumnya, melambaikan bendera dan menyanyi saat mereka berbaris melalui kota itu. Islam konservatif telah menyerukan demonstrasi massal sebelum pemungutan suara kedua hari Sabtu terkait konstitusi yang diusulkan. Langkah itu mendapat dukungan dari kelompok Ikhwanul Muslimin dan Salafi.

Namun, anggota oposisi liberal, sekuler dan Kristen takut konstitusi itu akan mengikis kebebasan sipil karena meningkatkan peran hukum Islam dan tidak menyebutkan hak-hak perempuan.
XS
SM
MD
LG