Tautan-tautan Akses

Polisi Tembak Mati Tersangka Utama Serangan Kafe di Bangladesh


Polisi Bangladesh berjalan melewati Holey Artisan Bakery, lokasi serangan militan, di daerah Gulshan Dhaka, Bangladesh, 3 Juli 2016. (Foto: dok)

Polisi Bangladesh berjalan melewati Holey Artisan Bakery, lokasi serangan militan, di daerah Gulshan Dhaka, Bangladesh, 3 Juli 2016. (Foto: dok)

Walaupun Negara Islam atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan kafe itu, pejabat Bangladesh mengatakan para penyerang adalah anggota Jamaat-ul-Majahideen Bangladesh, kelompok domestik yang telah dilarang selama lebih dari 10 tahun.

Polisi di ibukota Bangladesh, Jumat (6/1) mereka telah menembak mati tersangka utama dalam serangan brutal tahun lalu di sebuah kafe di Dhaka.

Para pejabat mengatakan Nurul Islam Marjan dianggap sebagai salah satu otak serangan terhadap Artisan Bakery pada bulan Juli di Dhaka, di mana 20 sandera, sebagian besar orang asing, tewas.

Polisi mengatakan tersangka teroris lain juga tewas dalam baku tembak pada pagi hari. Identitas militan kedua itu belum jelas.

Walaupun Negara Islam atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan kafe itu, pejabat Bangladesh mengatakan para penyerang adalah anggota Jamaat-ul-Majahideen Bangladesh, kelompok domestik yang telah dilarang selama lebih dari 10 tahun.

Sejak serangan kafe tersebut, pasukan keamanan telah menewaskan sedikitnya 45 ekstremis Islam.

Dalam beberapa tahun terakhir Bangladesh telah mengalami gelombang serangan terhadap belasan blogger sekuler, penulis, penerbit, anggota kelompok minoritas dan orang asing. [as/uh]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG