Tautan-tautan Akses

Polisi Sudan Bubarkan Demonstran dengan Gas Air Mata


Kebijakan Presiden Sudan Omar al-Bashir untuk memangkas subsidi BBM mendapat tentangan dari rakyat Sudan (foto: dok).

Kebijakan Presiden Sudan Omar al-Bashir untuk memangkas subsidi BBM mendapat tentangan dari rakyat Sudan (foto: dok).

Polisi Sudan hari Jumat menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi terbaru yang menentang langkah-langkah penghematan dan pemerintahan Presiden Omar al-Bashir.

Saksi mata mengatakan demonstrasi itu – mulai dari belasan orang hingga ratusan – terjadi di ibukota Khartoum dan pinggiran kota Omdurman dan Bahri.

Gas air mata ditembakkan untuk membubarkan demonstran yang berkumpul di jalan-jalan setelah sholat Jumat.

Sebelum demonstrasi itu, Komisaris Tinggi PBB urusan HAM menghimbau pemerintah Sudan jangan menggunakan kekerasan dan penangkapan massal untuk menghentikan demonstrasi.

Navi Pillay, Komisaris Tinggi PBB untuk HAM itu, mengatakan, puluhan wartawan, aktivis, dan lainnya telah ditahan sejak demonstrasi mahasiswa pertama yang dimulai 17 Juni.

Protes itu dipicu oleh pengumuman Presiden Bashir tentang pemotongan tajam anggaran belanja pemerintah, termasuk diakhirinya kebijakan subsidi BBM yang disukai rakyat. Banyak demonstran menyerukan diakhirinya pemerintahan Bashir dan Partai Kongres Nasional-nya.
XS
SM
MD
LG