Tautan-tautan Akses

Polisi Rusia Tangkap 150 Demonstran Oposisi


Para demonstran oposisi membawa poster angka "31" sama dengan Pasal 31 UUD Rusia yang menjamin hak berkumpul dengan damai.

Para demonstran oposisi membawa poster angka "31" sama dengan Pasal 31 UUD Rusia yang menjamin hak berkumpul dengan damai.

150 orang di Moskow dan St Petersburg ditangkap karena mengadakan rapat umum tanpa izin, untuk mendukung kebebasan berkumpul.

Polisi Rusia telah menangkap kira-kira 150 orang di Moskow dan St Petersburg karena mengadakan rapat umum yang tidak ada izin, untuk mendukung kebebasan berkumpul. Para tokoh oposisi terkemuka dan aktivis politik turut di antara yang ditahan hari Kamis.

Di St Petersburg, polisi menahan kira-kira 100 orang demonstran termasuk mantan wakil perdana menteri Boris Nemtsov, yang telah menjadi tokoh oposisi terkemuka.

Di Moskow, penulis Eduard Limonov, pemimpin partai oposisi Rusia Lain, termasuk di antara lebih dari 50 orang yang ditahan.

Protes adalah yang terbaru dalam seri demonstrasi yang diadakan para tokoh opoisi pada akhir setiap bulan yang mempunyai 31 hari. Angka itu sama dengan Pasal 31 Undang-Undang Dasar Rusia, yang menjamin hak berkumpul dengan damai.

Di Washington, Gedung Putih mengutarakan keprihatinan mengenai penahanan itu. Seorang jurubicara Dewan Keamanan Nasional mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Amerika Serikat menyatakan lagi pentingnya menganut dan melindungi nilai-nilai universal, termasuk kebebasan mengutarakan pendapat dan berkumpul.

Pihak berwenang Rusia sering menolak izin demonstrasi di tempat-tempat besar, seperti Lapangan Triumfainaya di Moskow, dan membubarkan rapat-rapat umum yang tidak mendapat izin.

XS
SM
MD
LG