Tautan-tautan Akses

AS

Polisi New York Lanjutkan Pencarian 2 Napi


Dia napi yang kabur dari penjara di Dannemora, New York, David Sweat (kiri) dan Richard Matt (foto: dok).

Dia napi yang kabur dari penjara di Dannemora, New York, David Sweat (kiri) dan Richard Matt (foto: dok).

Dua pembunuh yang sedang menjalani hukuman penjara masih tetap buron setelah berhasil kabur dari penjara di New York Sabtu (6/6) lalu.

Pihak berwenang menawarkan imbalan 100 ribu dolar bagi informasi yang dapat mengarahkan ke penangkapan David Sweat, 34, dan Richard Matt, 48.

Sipir penjara mendapati kedua narapidana itu menghilang Sabtu (6/6) pagi dari sebuah sel penjara yang dilengkapi dengan pengamanan tinggi di Clinton Correctional Facility. Penjara itu sekitar 30 menit perjalanan mobil dari perbatasan Amerika-Kanada.

Para pejabat mengatakan, Matt memiliki hubungan dengan Meksiko, di mana ia dinyatakan bersalah membunuh seorang pria ketika sedang dalam pelarian setelah ada tuduhan ia membunuh bosnya pada tahun 1997. Ia memiliki tato di punggung yang bertuliskan "Mexico Forever."

Bersama staf penjara, Gubernur New York Andrew Cuomo mengamati rute pelarian yang dibuat kedua narapidana itu dengan menggunakan mesin pembor dari sel mereka ke sebuah lubang penutup jalan di dekatnya.

Dalam sebuah wawancara dengan NBC, Cuomo mengatakan, kedua narapidana itu jelas mendapat bantuan. Banyak yang mempertanyakan bagaimana narapidana itu mendapatkan mesin bor dan mengapa bunyi yang ditimbulkan mesin itu tidak menarik perhatian staf penjara atau narapidana lain.

Dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan berencana pada 2002 terhadap seorang wakil Sherif, Sweat sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup. Matt menghadapi kemungkinan hukuman penjara 25 tahun hingga seumur hidup atas tuduhan pembunuhan, penculikan, dan perampokan menyusul pembunuhan seorang pria pada 1997.

XS
SM
MD
LG