Tautan-tautan Akses

AS

Polisi New York Tangkap Tersangka Penembak Polisi


Walikota New York Bill de Blasio menyimak konferensi pers di markas polisi, 22 Desember 2014. Bill de Blasio langsung menuju ke rumah sakit ketika mendengar seorang polisi lagi-lagi ditembak hari Sabtu, 2 Mei 2015. (AP)

Walikota New York Bill de Blasio menyimak konferensi pers di markas polisi, 22 Desember 2014. Bill de Blasio langsung menuju ke rumah sakit ketika mendengar seorang polisi lagi-lagi ditembak hari Sabtu, 2 Mei 2015. (AP)

Kepolisian New York mengatakan telah menangkap seorang tersangka penembak polisi yang tidak berpakaian seragam Sabtu malam (2/5).

Juru bicara polisi mengatakan penyelidikan pendahuluan menunjukkan tersangka melepaskan sedikitnya dua tembakan ke mobil yang dikendarai seorang polisi yang tidak berseragam.

Wakil Kepolisian New York Kim Royster mengatakan polisi yang belum disebutkan namanya itu dilarikan ke rumah sakit Jamaica Medical Center di Queens. Ditambahkan polisi itu sebelumnya melihat gagang senjata di pinggang tersangka yang menunjukkan ia bersenjata dan mendekatinya, sebelum tersangka berbalik dan menembaknya.

Beberapa pejabat Balai Kota mengatakan Walikota New York Bill de Blasio langsung menuju ke rumah sakit setelah mengetahui insideni tu.

Segera setelah penembakan itu polisi membanjiri tempat kejadian untuk mencari tersangka. Beberapa polisi tampak berjalan di atas atap-atap apartemen dan melakukan pencarian dari rumah ke rumah. Helikopter juga mengitari lokasi itu selama beberapa jam.

Penembakan ini berselang kurang dari enam bulan setelah dua polisi New York ditembak dan dibunuh di Brooklyn. Wenjian Liu yang berusia 32 tahun dan rekannya Rafael Ramos yang berusia 40 tahun ditembak dari jarak dekat sewaktu mereka duduk di dalam mobil patrolinya di daerah Brooklyn tanggal 20 Desember 2014. Tersangka yang berusia 28 tahun, Ismaaiyl Brinsley, lari menuju ke stasiun kereta api terdekat dan bunuh diri. Sebelum menyerang kedua polisi itu, Brinsley memasang pesan di Instagram-nya yang menyatakan ia berencana menembak dua “babi” untuk membalas kematian warga kulit hitam Eric Garner sebelumnya.

Serangan serupa terjadi tanggal 5 Januari lalu dimana dua polisi yang tidak berseragam dan merupakan bagian dari tim anti-kejahatan di Bronx ditembak. Masing-masing menderita dua luka tembakan senjata api.

XS
SM
MD
LG