Tautan-tautan Akses

Polisi Mesir Bubarkan Demonstrasi Anti-Mubarak


Ribuan demonstrator melakukan aksi protes anti-Hosni Mubarak di pusat kota Kairo, Rabu (1/26).

Ribuan demonstrator melakukan aksi protes anti-Hosni Mubarak di pusat kota Kairo, Rabu (1/26).

Tiga orang dilaporkan telah tewas dalam kerusuhan di seluruh Mesir yang terinspirasi oleh pemberontakan di Tunisia.

Polisi Mesir melepaskan tembakan gas air mata dan memukuli para demonstran anti-pemerintah saat membubarkan ribuan orang di sebuah lapangan di pusat kota Kairo pada hari Rabu, setelah terjadi demonstrasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir terhadap kekuasaan puluhan tahun Presiden Hosni Mubarak.

Tiga orang dilaporkan telah tewas dalam kerusuhan di seluruh negara itu yang terinspirasi oleh pemberontakan di Tunisia. Dua demonstran tewas dalam demonstrasi di kota pelabuhan Suez, sementara seorang polisi meninggal akibat luka-luka yang dialaminya dalam demonstrasi di Kairo.

Gelombang demonstran yang melemparkan batu menduduki Lapangan Tahrir di Kairo selama beberapa jam pada hari Selasa, memukul mundur upaya untuk membubarkan mereka oleh polisi yang melemparkan gas air mata dan menyemprotkan air. Beberapa ribu orang berdemonstrasi di Iskandariah, dan ada laporan mengenai demonstrasi besar di kota-kota lain termasuk Mansoura dan Mahalla al-Kobra.

Gedung Putih mendesak semua pihak untuk tidak melakukan tindak kekerasan, dan mengatakan pemerintah Mesir memiliki kesempatan untuk menanggapi dengan reformasi politik, ekonomi dan sosial yang dapat membantu Mesir menjadi makmur.

XS
SM
MD
LG