Tautan-tautan Akses

Polisi Hong Kong Terus Bongkar Perkemahan Demonstran


Para demonstran pro-demokrasi memasang blokade jalan baru dalam konfrontasi dengan polisi huru-hara distrik Mong Kok di Hong Kong (25/11).

Para demonstran pro-demokrasi memasang blokade jalan baru dalam konfrontasi dengan polisi huru-hara distrik Mong Kok di Hong Kong (25/11).

Bentrokan pecah ketika petugas pengadilan dengan dukungan ribuan polisi mulai membongkar barikade jalan di Nathan Road di tempat protes Mong Kok.

Pihak berwenang Hong Kong, hari Rabu (26/11), terus membongkar perkemahan protes dan menangkap dua pemimpin Gerakan Occupy, yang menuntut diterapkannya sistem demokrasi lebih luas di wilayah semi otonomi China itu.

Polisi menyeret beberapa pemrotes, termasuk dua pemimpin mahasiswa Lester Shum dan Joshua Wong, selama operasi beberapa jam untuk menyingkirkan halang-rintang dari sebuah jalan di distrik Mong Kok.

Bentrokan pecah sewaktu para pemrotes berusaha mencegah para petugas menyingkirkan barikade di Jalan Nathan, jalan raya enam jalur yang telah diblokir para demonstran selama dua bulan.

Para petugas mengenakan topi bisbol merah dan baju kaos bertuliskan "Saya Cinta Hong Kong,” didukung oleh polisi. Setelah barikade dan tenda-tenda disingkirkan, jalan raya itu dibuka kembali bagi lalu-lintas. Pembersihan lokasi-lokasi protes tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh pihak berwenang sejak Pengadilan Tinggi Hong Kong mengizinkan tindakan pembersihan itu awal bulan ini.

Pada Selasa, polisi mengatakan mereka menangkap 116 orang dalam operasi untuk membersihkan satu bagian lain tempat protes itu. Mereka mengatakan paling sedikit 20 orang polisi luka-luka dalam bentrokan itu.

Petugas pengadilan dan polisi sedang melaksanakan perintah pengadilan untuk membersihkan bagian-bagian tertentu tempat protes itu, yang telah berlangsung hampir dua bulan tetapi sekarang sedang berkurang.

XS
SM
MD
LG