Tautan-tautan Akses

Polisi Filipina, Interpol Bongkar Sindikat Pemerasan Online


Foto pria-pria yang diduga mendorong anak-anak melakukan seks dunia maya dipajang di Amsterdam. (Foto: Ilustrasi)

Foto pria-pria yang diduga mendorong anak-anak melakukan seks dunia maya dipajang di Amsterdam. (Foto: Ilustrasi)

Salah seorang korban mereka adalah seorang remaja Skotlandia yang bunuh diri setelah diperas dengan ancaman tahun lalu.

Kepolisian Filipina, dengan dukungan Interpol, telah menangkap puluhan orang yang dicurigai sebagai anggota sindikat pemerasan online, yang menipu korban mereka di seluruh dunia sehingga mau menelanjangi diri di hadapan kamera web.

Salah seorang korban mereka adalah seorang remaja Skotlandia yang bunuh diri setelah diperas dengan ancaman tahun lalu.

Kepala Kepolisian Nasional Filipina Allan Purisima mengatakan Jumat (2/5) bahwa 58 tersangka warga Filipina di ibukota Manila dan kota-kota lain telah ditangkap setelah penyelidik dari Interpol, Departemen Keamanan Dalam-Negeri Amerika dan angkatan kepolisian asing lain melacak obrolan online dari komputer sebagian korban.

Purisima mengatakan sindikat itu secara rahasia merekam korban setelah menipu mereka sehingga mau membukakan pakaian mereka atau melakukan seks dunia maya, dan kemudian mengancam akan mengirim video itu kepada keluarga dan teman-teman mereka kalau mereka tidak membayar, biasanya dari US$500 sampai $2000.
XS
SM
MD
LG